Home / Bangko / News

Senin, 23 Februari 2026 - 19:53 WIB

Wabup A. Khafidh: Usulan dari Desa Harus Dikawal Demi Perkuat Infrastruktur 2027

Bangko. Eksisjambi.com – Pemerintah Kabupaten Merangin secara resmi menggelar Forum Perangkat Daerah Bidang Infrastruktur tahun 2026 guna menyusun Rencana Kerja (Renja) tahun anggaran 2027. Kegiatan yang di pusatkan di Aula Sapta Taruna Dinas PUPR Kabupaten Merangin ini di buka langsung oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, di dampingi Sekretaris Daerah, Zulhifni.

Forum yang di laksanakan pada Senin 23/02/2026 tersebut bertema “Meningkatkan Infrastruktur Pemberdayaan Masyarakat dan Penguatan Ekonomi Berbasis Potensi Daerah dan Kearifan Lokal.”

Kepala Dinas PUPR Merangin, Risdiansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa forum ini merupakan amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Tujuannya adalah untuk menyelaraskan usulan masyarakat hasil Musrenbang di 24 kecamatan dengan program kerja teknis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Ini adalah wadah penyaringan aspirasi untuk menyempurnakan rancangan kebijakan Renja Bidang Infrastruktur. Kami mempertajam indikator kinerja serta menyesuaikan pendanaan berdasarkan pagu indikatif yang ada,” ujar Risdiansyah.

Baca Juga :  Kode Redeem FFbTerbaru 31 Januari 2026, Klaim Hadiah Eksklusif 

Ia juga menambahkan bahwa dalam forum ini di lakukan penandatanganan berita acara kesepakatan antara perwakilan kecamatan dan OPD.

“Baru delapan kecamatan yang menyerahkan laporan lengkap. Kami minta sisanya di selesaikan hari ini agar bisa di bawa ke forum lintas kabupaten,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati A. Khafidh menyoroti tantangan pembiayaan pembangunan yang saat ini sedang mengalami keterbatasan.

Ia meminta seluruh OPD, khususnya bidang infrastruktur dan sumber daya air, untuk belajar dari evaluasi tahun 2025 agar kinerja lebih maksimal.

“Saya minta pekerjaan tidak menumpuk di akhir tahun. Jangan sampai ada lagi keterlambatan administrasi atau pengajuan CCO penambahan waktu yang tidak perlu. Perencanaan harus di susun matang sejak awal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup mengingatkan pentingnya pendekatan bottom-up di mana usulan dari tingkat desa dan kecamatan harus di kawal dengan baik.

Baca Juga :  Hadapi PSU, Disdukcapil Bersama KPU Kerinci Validkan Data Pemilih

Beliau juga mengingatkan para Camat terkait aturan baru penggunaan Dana Desa (DD) berdasarkan regulasi tahun 2025.

“Camat selaku pembina desa harus turun ke lapangan. Pahami aturan bahwa operasional kantor desa kini tidak bisa lagi menggunakan Dana Desa, melainkan harus dari PADes. Ini penting agar tidak terjadi kekeliruan persepsi di masyarakat,” imbuhnya.

Wabup A. Khafidh juga mendorong OPD untuk tidak hanya berpangku tangan menunggu APBD Kabupaten. Ia meminta para kepala dinas proaktif menjemput bola ke pemerintah pusat.

“Kejar peluang alokasi dana melalui aplikasi maupun forum perencanaan pusat. Kita harus inovatif dan disiplin dalam pengajuan usulan,” tuturnya.

Acara ini di hadiri oleh jajaran kepala OPD Merangin, mulai dari Inspektur, Kepala Bappeda, hingga seluruh Camat. (Kominfo) *Bas R*

Share :

Baca Juga

Advertorial

54 Mahasiswa Geologi Dari 9 Universitas Lakukan Camp Fosil di Merangin
POCO F8 Ultra

Daerah

POCO F8 Ultra Resmi Meluncur di Indonesia, Andalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Audio Bose

Daerah

GemaKato Sukses Agendakan Silaturahmi Bersama Ratusan Mahasiswa Tebo

Nasional

Buka Puasa Bersama Polda Jambi dan Insan Pers

Daerah

BSDK MA Gandeng KPK Gelar Pendidikan Antikorupsi bagi Pimpinan Pengadilan

Nasional

Menteri AHY Evaluasi Progres Yang Dicapai Kementerian

Bangko

Kodim 0420/Sarko Melaksanakan Apel Siaga Bencana Latihan Bersama BPBD dan Damkar
Pembunuhan Dosen Bungo Berhasil di Tangkap

Bungo

Oknum Polisi Diduga Pelaku Pembunuhan Dosen Akper di Bungo Berhasil Ditangkap