Home / Kerinci / Kota Sungai Penuh

Sabtu, 21 November 2020 - 17:50 WIB

Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Kerinci Kembali Deportasi WNA Asal Nepal.

eksisjambi.com,KERINCI – Pada Kamis malam (19/11), Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Kerinci mendeportasi seorang Laki-laki Warga Negara Asing (WNA) asal Nepal.

WNA asal Nepal yang dideportasi tersebut berinisial KB (56), dia dideportasi karena tidak memiliki dokumen izin tinggal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Kerinci Raden Indra Iskandarsyah, didampingi Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi, Intelejen dan Penindakan Kemigrasian Kantor Imigrasi, Albabun Ilham membenarkan hal ini.

Dikatakan Kakan Imigrasi Kerinci, R Indra bahwa KB berhasil masuk ke Indonesia berawal pada Tahun 2006 lalu, KB menikah dengan NS warga Sungai Penuh, secara siri di Malaysia, dan memutuskan untuk menetap di Indonesia (Sungai Penuh).

Baca Juga :  Bupati Dan Wabup Kerinci lepas Langsung Kepulangan Pasien Sembuh Asal Kerinci

KB masuk ke Indonesia melalui pelabuhan Dumai menggunakan paspor Nepal yang pada saat itu sudah habis masa berlaku.

“Namun ia tetap berhasil lolos masuk Indonesia yang dibantu oleh calo yang merupakan orang dekat NS,” ungkap R Indra.

Sesampai di Indonesia sambung R Indra, KB menghilangkan semua dokumen kewarganegaraan Nepal, termasuk paspor Nepal. Dengan NS warga Sungai Penuh, ia memutuskan untuk menikah secara resmi menggunakan hukum Indonesia.

“Sehingga pada waktu itu, melalui orang dekat NS, KB berhasil mengurus dokumen kewarganegaraan Indonesia yakni KK dan KTP ke Dukcapil dengan nama Muhammad Khem (MK).

Setelah mendapatkan dokumen itu, KB dan NS menikah secara resmi di Indonesia, dan saat ini telah memiliki 2 orang anak. “KB ini selama di Sungai Penuh ini, berpropesi sebagai pedagang mainan anak-anak,” ucapnya.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh dan DPRD Kabupaten Kerinci Bahas Aset Kincay Plaza Dan Dana Bantuan Grmpa

Keberadaan KB diketahui oleh pihak Imigrasi, berdasarkan hasil kegiatan intelejen dengan melakukan investigasi dan mengumpulkan data dari masyarakat

“Untuk proses persyaratan dokumen KB kembali ke Nepal, kami telah berkoordinasi dengan Konsulat Jendral Nepal di Jakarta dalam penerbitan SPLP/Travel dokumen KB sebagai pengganti paspor kewarganegaraan Nepal.

Maka atas hal itu, KB terbukti telah melanggar pasal 8 Jo 119 UUD nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.

“Ia dikenakan TAK berupa Pendeportasian disertai dengan Penangkalan sesuai pasal 75 ayat 2 huruf F, UUD No 6 tahun 2011 tentang keimigrasian,” tegasnya.(Rul)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wako Alfin Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua PTA Jambi
Walikota Sungai Penuh Alfin, SH

Kota Sungai Penuh

Wako Alfin Sidak Pembongkaran Pasar Beringin Jaya

Kota Sungai Penuh

Desa Koto Lebu, Juga Beri Dukungan Ke Paslon Fikar-Yos.

Daerah

KaKanim Kerinci Berkomitmen Melakukan Perubahan dan Pelayanan Prima

Daerah

Sekda Alpian Dorong Kader IMM Jadi Generasi Muda Berkarakter dan Berkontribusi

Advertorial

Jusuf Kalla dan PLTA KMH Kembali Serahkan Bantuan Banjir di Kerinci 

Advertorial

Pemkab Kerinci Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2023
BGTK Provinsi Jambi dampingi guru mendaftarkan komunitas belajar melalui Portal SINDARA

Kota Sungai Penuh

BGTK Jambi Dampingi Guru Daftarkan Komunitas Belajar di Portal SINDARA