Home / Kota Sungai Penuh / Politik

Kamis, 19 November 2020 - 08:48 WIB

FIKAR-YOS : Sehari Setelah Dilantik TPA di RKE Ditutup

eksisjambi.com,JAMBI- Pasangan Calon Walikota Sungai Penuh dan Wakil Walikota Sungai Penuh, Fikar dan Yos Adrino ternyata telah menyiapkan strategi khusus dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Sungai Penuh.

Bahkan, Calon Walikota Sungai Penuh, Fikar Azami dengan tegas menjanjikan satu haru setelah dilantik jadi Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh nantinya, Permasalahan sampah di RKE sudah diselesaikannya.

“Masalah sampah cukup mengganggu di kota sungai penuh, kita punya strategi menangani sampah. Kita janjikan satu hari setelah dilantik nanti permasalahan TPA di RKE sudah diselesaikan,”ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini distribusi sampah di sungai penuh cukup besar, yakni 57 ton sehari. Untuk itu strategi pihaknya yakni mengalokasikan tempat penampungan terpadu. Dimana saat menjabat Ketua DPRD Sungai Penuh, pihaknya pernah ikut mengadakan tanah di Kilometer 14 bahkan sudah beli tanah, namun terjadi kendala. Tanah yang sudah dibeli diklaim tanah adat.

Baca Juga :  Mantap.....Ibuk-ibuk Desa Kampung Dalam dan Larik Kemahan Siap Menangkan Paslon Fikar-Yos.

Namun, prosesnya tetap kita lanjutkan. Sesuai perintah kementerian kehutanan mendapatkan izin, dan telah mengantongi izin amdal bahkan mendapat izin dari menteri LHK. Maka tempat pembuangan Sampah terpadu secara regional bersama dengan kabupaten kerinci telah ditetapkan di Kilometer 14.

“Kedepan nanti tinggal koordinasi kita dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci, sehingga Tempat pembuangan sampah terpadu di Kilometer 14 menjadi TPST bersama dengan Kabupaten Kerinci. Kita janjikan setelah sehari dilantik TPA RKE ditutup,”terangnya.

Dijelaskannya, Janji untuk menutup TPA di RKE setelah sehari dilantik jadi walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh bukan sembarangan dikeluarkan pihaknya. Dirinya berbicara berdasarkan data, Dimana sejauh ini Kota Sungai Penuh sudah mendapatkan izin memanfaatkan lahan di kilometer 14 untuk Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) bersama. Bahkan, masih berdasarkan data keputusan menutup RKE telah diputuskan Pemerintah kota dan DPRD saat ini.

Baca Juga :  Bagian Umum Setda, Berperan Penting Dalam Capaian Kinerja Pemkot Sungai Penuh

“Selain itu, kita juga punya beberapa program, diantaranya menghidupkam bank sampah. Dimana masyarakat membawa sampah ke bank sampah diberikan insentif, Bank sampah akan jadi menjadi terminal sampah untuk diangkut ke TPST di Kilometer 14,”sebutnya

“Kita juga akan mengadakan satu motor sampah untuk satu desa dan satu kelurahan, agar bisa mengangkut sampah ke TPST di Kilometer 14 nantinya,”tegasnya.(Red**)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua DPRD H. Fajran Hadiri Pelantikan Pengurus IOSKI Kota Sungai Penuh Periode 2023-2028

Advertorial

Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh jalin kerja sama dengan Media

Daerah

DPRD Kota Sungai Penuh Sahkan APBD 2023

Daerah

Upaya Penanganan Covid 19, Wako Ahmadi Minta Alokasi DD 8 Persen Diefektifkan

Daerah

Sakti Alam Kerinci Kembali Gagal Dikunjungi Pejabat Pusat, Ada Apa?
Final PSTK Cup 2026 di Stadion Pancasila

Daerah

Final PSTK Cup 2026 Berlangsung Meriah, Mekar Jaya Keluar sebagai Juara

Kota Sungai Penuh

Fikar-Yos Pastikan Lembaga Adat dan LPM Akan Mendapat Insentif
Gotong royong

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Bangkitkan Kembali Semangat Gotong Royong di Tengah Efisiensi Anggaran