Home / Daerah / Hukum / News / Tanjab Timur

Kamis, 29 Agustus 2024 - 21:06 WIB

Mantan Bendahara Desa Pangkal Duri Ditetapkan Tersangka Kejaksaan Negeri Tanjab Timur

Eksisjambi.com. Tanjab Timur – Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur melalui bidang pidsus telah melakukan Penyidikan perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana Desa, ADD tahun 2022 dan Dana Silpa 2022 (yang digunakan di tahun 2023) di Desa Pangkal Duri Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (29/8/2024).

Kasi intel kejari tanjabtimur Rahmad SH dalam release pers mengatakan Sebagaimana Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur Nomor: PRINT-64/L.5.18/Fd.1/04/2024 tanggal 19 April 2024 Jo Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur Nomor: PRINT- 279 / L.5.18 / Fd.1 / 06 / 2024 tanggal 06 Juni 2024. Berdasarkan Hasil Perkembangan Penyidikan diperoleh dua alat bukti sehingga telah cukup untuk menetapkan tersangka dalam penyidikan tersebut.

Pada hari Kamis, 29 Agustus 2024 Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur telah mengeluarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: PRINT – 486 /L.5.18/Fd.1/08/2024 tanggal 29 Agustus 2024. Abdul wahab (53)tahun Sebagai tersangka dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana Silpa Desa Pangkal Duri Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2022.

Baca Juga :  Ini Jadwal Operasi Patuh 2025

Tersangka AW di jerat Primair Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor : 20 Tahun 2001 tentang perubahan Atas UU RI Nomor : 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Subsidair pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI Nomor: 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor : 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor : 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Rahmad menyampaikan terkait penanganan perkara ini, sebelumnya kita (pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Tumur) telah melakukan upaya secara Ultimum Remedium (hukum pidana hendaklah dijadikan upaya terakhir dalam penegakan hukum) dengan melakukan koordinasi dengan pihak APIP dengan memberikan jangka waktu selama 60 (enam puluh) hari kepada sdr. AW selaku mantan Bendahara pada Desa Pangkal Duri Kecamatan Mendahara Kab. Tanjung Jabung Timur.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Selalu Taat Bayar Pajak

Menindaklanjuti hasil Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) Atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana Desa, ADD tahun 2022 dan Dana Silpa tahun 2022 Desa Pangkal Duri Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang mengakibatkan Kerugian Keuangan

Negara sebesar Rp. 415.884.000 (empat ratus lima belas juta delapan ratus delapan puluh empat ribu rupiah). terhadap tersangka AW diberikan kesempatan untuk melakukan pengembalian kerugian keuangan negara yang ditimbulkan oleh perbuatan tersangka, namun tersangka AW tidak menyanggupi hal tersebut. (Mul).

Share :

Baca Juga

News

Gubernur Jambi Al Haris Pastikan Kesiapan PSU Pilkada Bungo

Daerah

ZONTES 155 Tampil di Jakarta Fair 2026, Hadir dengan Teknologi PremiumĀ 

Daerah

Gubernur Jambi Pastikan Karhutla Ditangani dan Minta Waterbombing untuk Pendinginan

Daerah

PLTA PT. KMH Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap II Secara massal.
Harga Emas Dunia Naik Sore ini

Daerah

Harga Emas Naik Rp5.308 pada Sore 3 Agustus 2026, Sentuh US$4.054,34 per Troy Ounce

Daerah

Kode Promo Roblox Global 24 Mei 2026 Masih Aktif, Klaim Item Gratis dan Bonus Game Populer
Kode Redeem Genshin Impact

Daerah

Hujan Primogems di Akhir Tahun! Ini Kode Redeem Genshin Impact TerbaruĀ 

Advertorial

Sekda Jambi Apresiasi Bazar Murah Ramadhan 1443.H