eksisjambi.com,Rawang- Tradisi penyambutan Bulan Suci Ramadhan merupakan tradisi yang selalu dilakukan oleh umat Islam ketika menjelang bulan Ramadhan. Umumnya dilakukan satu minggu sebelum puasa dan praktiknya, punggahan biasanya dilakukan dengan makan-makan bersama keluarga, teman, atau kerabat di masjid, mushalla dengan rangkaian tahlil dan doa
Tradisi ini di lakukan untuk memeriahkan kedatangan bulan suci Ramadhan,yang sangat di nanti dan di harapkan oleh Umat Islam,lantaran di dalam bulan suci Ramadhan segala amal ibadah akan di lipatkan oleh Allah SWT,sebagai balasan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.
Salah satunya di Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh,yang masih menjalani tradisi leluhur yakni ngantar bheih sulu pasa atau tradisi mengantar beras awal puasa.
” Dimana Tradisi ini di mulai satu minggu sebelum memasuki bulan suci Ramadhan hingga berakhir satu hari memasuki puasa Ramadhan,”Kata Al Bizar Pemangku Adat Hamparan Rawang.
Dikatakan tokoh panutan Hamparan Rawang Al Bizar,tradisi ini sudah mengakar di masyarakat Hamparan Rawang,bahkan pada tahun 2025 masyarakat yang mengikuti tradisi ini semakin berkembang,sambil membawa beras,gula.kopi,teh maupun yang lainnya yang di miliki sesuai dengan kemampuan guna memberikan kepada teganai maupun orang adat yang akan di kunjungi.
” Untuk yang di bawa tidak ada paksaaan,sesuai dengan kemampuan masyarakat itu sendiri,”Ujarnya
Ia menjelaskan,tujuan dari Kegiatan ini,untuk mempererat tali silaturrahmi dan saling maaf dan memaafkan atas sesama,setelah satu tahun menjalani aktivitas sehari-hari,apa lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan.(.)







