Home / Advertorial / Daerah / News / Tanjab Barat

Kamis, 15 Juni 2023 - 15:37 WIB

Sekda Tanjab Barat Buka Rapat Koordinasi Dan Rekonsiliasi Penertiban Aset BMD

Eksisjambi.com- Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Barat, Ir. H. Agus Sanusi, M.Si membuka Rapat Koordinasi dan Rekonsiliasi Penertiban Aset/BMD (Tematik Bidang Pertanahan). Kamis (15/06/2023)

Acara yang digelar ruang pola kantor Bupati tersebut turut dihadiri, Asisten Administrasi Umum, Kepala OPD, ATR/BPN Tanjung Jabung Barat, Para Camat, dan para peserta yang membidangi Aset.

Dalam arahannya Sekda menyampaikan bahwa penertiban Barang Milik Daerah (BMD), menjadi salah satu area pada MCP (Monitoring Center For Prevention) 2023 dibidang Aset.

“Aset difokuskan lagi pada pertanahan, seluruh aset harus mendapatkan sertifikat. Melalui kegiatan ini diminta segera mengupdate Kembali data aset yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah, yang memiliki lahan kosong segera pasang pembatas.” Ungkap Sekda.

Sementara itu Kepala Inspektorat Drs. Encep Jarkasih menyampaikan, temuan BPK tahun 2021 yang lalu menjadi prioritas pada Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat. Dirinya meminta agar Seluruh Kepala Desa melalui APDESI dan PMD untuk menertibkan aset yang ada di Desa.

Baca Juga :  Tidak Terima Diklaim Mendukung Paslon Nomor 2 HTK-Ezi, Lembaga Adat 4 Desa Sungai Tutung Angkat Suara

Terkait masalah pertanahan dengan penertiban aset, Kabid aset BKAD Maulana menjelaskan, Fasilitas yang diberikan kepada Pejabat Eselon II, III untuk pemenuhan dokumen MCP diantaranya Akselerasi, sertifikasi dan inventarisasi.

“Agar menginvetarisasi seluruh tanah milik Pemerintah Daerah, update dan input khusus penanganan aset untuk pemenuhan dokumen MCP.” jelas Maulana.

Dirinya menyebutkan, OPD bertanggung jawab membuat sertifikat dab penanganan fisik adalah tugas OPD, dokumen awal, terkait penanganan hukum ada di BKAD.

Selain dihadirkan narasumber dari Kabid Aset BKAD, Rakor tersebut menghadirkan pula dari ATR/BPN Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga :  Bupati H.Adirozal Silaturahmi Bersama HKK Kota Batam

yang membidangi aset. Disampaikannya ATR/BPN saat ini telah membentuk Aplikasi INTIP yaitu aplikasi baru untuk penertiban aset Pemerintah. Dijelaskannya ketika tanah telah diukur dan dinyatakan aman maka akan didaftarkan.

“Seluruh bidang tanah yang ada di indonesia harus sudah bersertifikasi. PTSL beda dengan Prona. Kepada para camat untuk segera mensosialisasi program PTSL ke seluruh Desa yang ada di Tanjung Jabung Barat,” katanya.

“Keputusan 3 menteri tentang pemungutan biaya desa hanya dipungut sebesar 200rb untuk kelengkapan berkas, biaya perangkat desa untuk pengukuran jalan. Kami sudah menanyakan langsung ke Desa yang diduga melakukan pungutan lebih dari 200rb tetapi untuk masalah ini sudah selesai.” Tutupnya.(adibae)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kadis PUPR Maya Novefri Hadiri Lepas Sambut Kapolres KerinciĀ 

Advertorial

Perawatan Berkala, Kunci Kelancaran Operasional Alat di Bukit Beringin
Gubernur Jambi Alharis

Daerah

Gubernur Al Haris: Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Transparan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Tinjau Pembangunan Pasar Sungai Penuh, Progres Capai 45 Persen

Daerah

Dinas PTSP dan Tenaga Kerja Kota Sungai Penuh Gelar Pendidikan Pelatihan

Advertorial

Ketua DPRD Lendra Wijaya Ikuti Halal Bihalal Pemprov.Jambi dan Pemkot Sungai Penuh

Advertorial

Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh jalin kerja sama dengan Media

Daerah

Bupati H. Adirozal Apresiasi APSI Kabupaten Kerinci