Home / Advertorial / Daerah / News / Provinsi Jambi

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:41 WIB

Gubernur Al Haris Harap Dengan Adanya Investor dari Korea Selatan, Kawasan Danau Sipin Akan Jadi Pariwisata Berbasis Lingkungan Hidup

eksisjambi.com,Jambi  – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menerima Audiensi dan Expose dari Perusahaan HANHA Korea Selatan mengenai Rencana Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi terkait pengembangan Kawasan Danau Sipin, Kota Jambi, bertempat di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (19/06/2024) pagi.

Dalam sesi wawancaranya dengan para awak media, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa Perusahaan HANHA dari Korea Selatan ini tertarik dengan keberadaan Danau Sipin yang lokasinya terbilang yang sangat strategis, karena berada ditengah pusat Kota Jambi.

“Mereka tertarik bahwa ada danau ditengah kota, yang perlu dibenahi, dilestarikan. Itu nanti di desain menjadi sebuah danau yang indah, lampu-lampu lightingnya lengkap. Nanti disitu akan dibikin seperti di Eropa dan sebagainya,” ujar Gubernur Al Haris.

Menurut orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut misi dari Perusahaan Korea Selatan ini sangatlah luar biasa sekali terhadap Danau Sipin. “Ternyata teman-teman kita ini punya misi luar biasa, nanti danau ini akan dibikin lampu-lampunya seperti lampu-lampu wisata yang ada Singapura,” kata Gubernur Al Haris.

Baca Juga :  Kiper Muda Feyenoord Tony Kouwen Jalani Trial di Atletico Madrid

“Dan ada juga kaitannya dengan lingkungan hidup, yaitu menjaga lingkungan hidup. Nah, baru didalamnya ada pariwisata. Jadi mereka ini konsepnya pariwisata berbasis lingkungan hidup,” sambung Gubernur Al Haris.

Selain itu Gubernur Al Haris juga menjelaskan bahwa konsep-konsep kemajuan dari sebuah pariwisata tidak boleh meninggalkan culture dari daerah itu sendiri. “Kita sudah punya pikiran juga, cuma kita kurang modal. Kita kalau sudah bicara pariwisata, tentu butuh modal, tetapi ketika rakyat dibawah masih menjerit, seperti jalan-jalan yang masih jelek, nah, maka kita akan mendahulukan yang seperti itu,” jelas Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris berharap ini akan menjadi kenyataan nantinya. “Kita berharap ini menjadi kenyataan nantinya, jadi mimpi yang hasilnya nyata nanti. Untuk dibutuhkan keseriusan nantinya dalam menangani hal ini,” pungkas Gubernur Al Haris.

Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire Terbaru 15 Maret 2026, Klaim Skin Senjata, Bundle hingga Diamond Gratis

Sementara itu, menurut salah satu tim investor dari Perusahaan HANHA Industry Korea Selatan, Prof. Dr. Kim Soo-Il mengatakan bahwa dibutuhkan waktu kurang lebih 2 tahun untuk membenahi kawasan Danau Sipin menjadi sebuah objek pariwisata.

“Pertama kita akan lakukan pembersihan dulu ya, kemudian juga kita akan pasang air mancur untuk show juga, pembangunan itu saya kira 2 tahun. Dimana-mana negara itu pentingnya industri pariwisata itu dimana-mana meningkat,” ujarnya.
“Jadi mudah-mudahan itu memberikan sumbangan besar untuk ekonomi lokal maupun menciptakan tempat kerja yang bermutu, begitu ya,” tambahnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan pihak Perusahaan HANHA Industry Korea Selatan. Dari Pihak Pemprov Jambi langsung ditandatangani oleh Gubernur Al Haris dan dari pihak Korea Selatan ditandatangani oleh CEO Perusahaan HANHA Industry, Kim Jeong Sil. (ADV)

Share :

Baca Juga

Bangko

Atasi PETI Polsek Tabir Ulu Gencarkan Edukasi Lingkungan Serta Ciptakan Ekonomi Alternatif
Toyota RAV4 2025

Internasional

Toyota RAV4 2025: Perpaduan Desain Elegan, Performa Tangguh
POLDA JAMBI

Daerah

Polda Jambi Gelar Binrohtal Islam, Perkuat Iman dan Karakter Personel Polri

Bangko

4 Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin Oleh Sat Reskrim Polres Merangin
Ketahanan Energi Nasional

Internasional

Pertamina Catat Sejarah, Datangkan 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Advertorial

Rapat Paripurna HUT KE-15 kota Sungai Penuh

Advertorial

Pendistribusian Logistik Ke Desa dan Kelurahan Kecamatan Mendahara Mendapat Pengawalan Ketat Pihak Kepolisian

Daerah

Ketua DPRD Bersama Komisi III dan Kadis PUPR Sidak Proyek Yang Sedang Berjalan.