Home / Advertorial / Daerah / Kota Sungai Penuh / News

Jumat, 23 Agustus 2024 - 20:54 WIB

Pengamat ekonomi: Kota Sungai penuh Termasuk Urutan Ke-4 dan Bisa Dijadikan Contoh Bagi Daerah Lain

Sungaipenuh – Data dan fakta, menunjukkan tingkat kemiskinan di kota Sungai Penuh, terus mengalami penurunan. Bahkan pada 2024 ini, kota Sungai Penuh, bertengger pada urutan Ke-4, diluar pulau Jawa.

Data Goodstats/Sosial Ekonomi Nasional (susenas) Badan Pusat Statistik/bps_statistic, menyebutkan kota Sungai Penuh, secara nasional telah mampu menurunkan tingkat kemiskinan, menjadi 2,92 persen penduduk miskin, diluar pulau Jawa.

Artinya, diera kepemimpinan Ahmadi Zubir sebagai walikotanya, daerah ini mampu mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan ekonomi masyarakat kota Sungai Penuh.

Pengamat ekonomi, Edia Satria, MM Dosen Ekonomi STIE-SAK yang juga Kandidat Doktor Universitas Jambi, menyebutkan, kota Sungai Penuh berada di peringkat Ke-4 dengan jumlah warga miskin paling minim di Indonesia, di luar Jawa.

Menurut dia, ini adalah prestasi yang patut diapresiasi. kota ini berhasil mengurangi tingkat kemiskinan, yang menunjukkan adanya keberhasilan dalam pembangunan ekonomi dan sosial di daerah tersebut.

Baca Juga :  4 Tambang Dicabut Prabowo, PT GAG Nikel Lolos! Ini Penjelasan Menteri Bahlil

Lebih jauh dia, Faktor yang mungkin berkontribusi pada rendahnya angka kemiskinan di Sungai Penuh, antara lain kebijakan pemerintah daerah yang efektif, pengelolaan sumber daya alam yang baik, serta partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ekonomi.

Selain itu, kata Edia, Potensi sektor pertanian dan pariwisata yang dikelola dengan baik juga bisa menjadi salah satu pendorong utama dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Kota yang berhasil menjaga angka kemiskinan rendah seringkali memiliki akses yang baik terhadap pendidikan, layanan kesehatan, serta infrastruktur yang memadai. Sungai Penuh, dengan keberhasilannya ini, dapat dijadikan contoh bagi daerah lain dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup warganya.

Baca Juga :  Pertumbuhan, Transformasi, dan Cara Keliru Membaca Pembangunan Daerah

Namun, penting juga untuk terus menjaga momentum ini dengan terus mengembangkan program-program yang dapat mempertahankan dan bahkan menurunkan angka kemiskinan lebih lanjut.

Sementara itu, salah seorang warga Sungai Penuh, Suardani, mengungkapkan, belum sampai lima tahun kepemimpinan Ahmadi Zubir, kota Sungai Penuh, telah banyak mengalami kemajuan.

“Saya pribadi menilai banyak kemajuan kok, apalagi warga yang kurang mampu sudah menurun,” sebut dia.

Penuturan dia, untuk membenahi kekurangan dan pembangunan yang belum sempurna, dirinya berharap Ahmadi Zubir, bisa melanjutkan kepemimpinan kota Sungai Penuh, ke depan.

“Kalau ada yang menyalahkan pak Ahmadi begini dan begitu, bagi saya itu sah-sah saja, Itukan hanya segelintir orang. Buktinya, ekonomi masyarakat kota Sungai Penuh, makin membaik”, tegasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wakapolda Jambi Buka Rakernis Bidang Humas Tahun 2023

Advertorial

Wabup Merangin Kukuhkan 31 Orang Anggota Paskibraka

Advertorial

Jalan Menuju Sasaran TMMD Nyaris Putus, Prajurit Kodim Dan Warga Gotong Royong Perbaiki
Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-47 ASEAN di Malaysia

Advertorial

Pemkab Kerinci Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Suplai Listrik PLTA Kerinci

Advertorial

H Mukti Bangga, Merangin FC Kembali Jadi Duta Bola Jambi

Advertorial

Batubara vs Budaya: Candi Muarojambi dalam Pusaran Kepentingan Ekonomi dan Pelestarian Warisan

Daerah

Kehidupan Manusia Paleolithikum, Awal Peradaban di Zaman Batu Tua