Home / Bangko / Hukum

Rabu, 21 Mei 2025 - 07:22 WIB

Puluhan Pelaku Pungli Dan Preman Berkedok jual Minuman Disikat Tim Polres Merangin

Eksisjambi.com. Merangin – Puluhan preman yang melakukan pungli (pungutan liar), judi, miras ilegal, prostitusi, dan bentuk-bentuk penyakit masyarakat lainnya terutama aksi premanisme yang meresahkan warga.

Operasi yang dilaksanakan sejak 1 Mei hingga 20 mei 2025 telah berhasil menjaring puluhan preman yang beraktivitas di kawasan terminal, jalan lintas merangin, serta simpul-simpul keramaian di Kota Bangko dan sekitarnya.

Pada pelaksanaan operasi, petugas berhasil lakukan pembinaan dan teguran keras terhadap puluhan preman di sejumlah titik rawan seperti pasar, terminal, dan jalan lintas. Menariknya, beberapa pelaku mengaku berpura-pura menjual minuman kepada sopir dan pengendara, namun dengan harga tidak masuk akal dan cara yang memaksa.

Baca Juga :  Jawaban Bupati Merangin Terkait Pelaksanaan APBD 2024

“Mereka menggunakan modus baru, yakni menjual air mineral atau minuman kaleng, tapi sebenarnya itu hanya alasan untuk meminta uang. Jika tidak diberi, sopir diancam atau diusir,” jelas Kapolres Merangin AKBP Roni Syahendra melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ruly saat ditemui di tempat yang berbeda. 25/5

Aiptu Ruly menyatakan bahwa preman-preman tersebut telah diberikan teguran keras, didata, dan beberapa langsung diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Preman yang baru pertama kali tertangkap mendapat pembinaan dan membuat pernyataan tertulis agar tidak mengulangi perbuatannya.

“ Kami tidak ingin warga merasa takut berada di tempat umum. Premanisme akan kami sikat habis, baik yang terang-terangan maupun yang berkedok,” tegas ruly.

Baca Juga :  Hadapi Musim Kemarau Bupati Merangin Adakan Rakor Karhutla

Warga dan sopir angkutan umum menyambut positif langkah tegas aparat. Banyak yang mengaku selama ini merasa tidak nyaman dan terpaksa memberikan uang kepada oknum yang mengintimidasi mereka di jalan.

“Biasanya kami diminta beli minuman dengan harga tiga kali lipat. Kalau nolak, dibilang sombong, malah dimaki. Sekarang sudah lega,” kata fahmy, salah satu sopir angkutan umum yang melintasi jalan lintas merangin

Selesainya oprasi pekat ini, akan dilanjutkan dengan KRYD pasca Operasi Pekat demi terjaganya situasi yang kondusif. Masyarakat dihimbau untuk berperan aktif melaporkan bila menemukan aksi premanisme di lingkungan mereka. *Bas.R*

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sebelum Beraktivitas, Orang Tua Asuh Satgas TMMD Berikan Wejangan

Advertorial

Usai Shalat Isya, Anggota Satgas Bincang Santai Dengan Warga Dusun 3
Seorang residivis bernama Ali tewas diamuk massa di Tompobulu

Daerah

Viral..Amuk Massa di Tompobulu, Residivis Tewas, Warga Ungkap Ketakutan Lama

Advertorial

Pemkab Merangin Hadiri Peresmian Rumah Restorative Justice se-Jambi
Reformasi Polri

Hukum

Komisi Percepatan Reformasi Polri Gelar RDP

Bangko

Bupati Merangin Hadiri Gelar TTG Nusantara XXIII di Cirebon

Advertorial

Pj Bupati Merangin Mukti Said Disambut Secara Adat

Advertorial

Siapkan Bahan Plaster, Satgas Haluskan Pasir