Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 17 September 2026 - 10:51 WIB

Konjungsi Bulan dan Antares Terjadi 17 September 2026, Fenomena Langit Senja

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA,http://Eksisjambi.com –  Pengamat langit kembali mendapat kesempatan menyaksikan fenomena astronomi menarik. Pada Kamis, 17 September 2026, Bulan akan tampak berdekatan dengan Antares, bintang paling terang di rasi Scorpius (Kalajengking).

Fenomena yang di kenal sebagai konjungsi Bulan dan Antares ini dapat diamati mulai sekitar pukul 18.00 hingga 22.00 waktu setempat. Bulan dan Antares akan terlihat menghiasi langit bagian barat setelah Matahari terbenam.

Dalam peristiwa ini, Antares akan tampak berada di dekat Bulan sebagai titik cahaya berwarna merah-oranye. Namun, pengamat tidak perlu membandingkannya dengan Venus yang beberapa waktu lalu tampak sangat terang di langit malam.

Baca Juga :  Fenomena Gerhana Matahari Cincin Jadi Bukti 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026

Antares memiliki magnitudo semu sekitar +1,0, sehingga cahayanya jauh lebih redup dibandingkan planet Venus. Selain itu, cahaya Bulan yang terang dapat membuat bintang ini sedikit lebih sulit dikenali, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan tingkat polusi cahaya tinggi.

Meski tampak kecil dari Bumi, Antares merupakan salah satu bintang paling menakjubkan di galaksi. Bintang ini termasuk kategori superraksasa merah dengan ukuran yang di perkirakan mencapai sekitar 700 kali diameter Matahari. Jaraknya dari Bumi diperkirakan sekitar 550 tahun cahaya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pimpin Pemusnahan 2,1 Ton Narkoba Senilai Rp29,37 Triliun

Bagi masyarakat yang ingin mengamati fenomena ini, berikut beberapa tips agar lebih mudah melihatnya:

  • Waktu terbaik pengamatan: pukul 18.00–22.00 waktu setempat.
  • Arah pandangan: lihat ke arah langit bagian barat.
  • Cara mengenali Antares: cari titik cahaya merah-oranye yang berada di sekitar Bulan.
  • Gunakan alat bantu: binokular dapat membantu melihat Antares dengan lebih jelas.

Fenomena konjungsi Bulan dan Antares menjadi salah satu kesempatan menarik untuk menikmati keindahan langit malam sekaligus mengenal lebih dekat objek-objek luar angkasa yang dapat di amati tanpa peralatan khusus.*

Share :

Baca Juga

Daerah

IMKS UIN IB Padang Gelar Goes to School di Kerinci dan Kota Sungai Penuh

News

SNBP  Tahun 2025 Terdiri Dari 76 PTN Akademik, 44 PTN Vokasi, dan 26 PTKIN
Kode Redeem free fire Terbaru

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 19 Maret 2026: Klaim Beast Bundle hingga Skin Senjata Meta
HUT Kee-69 Provinsi Jambi 2026

Advertorial

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP
update game terbaru

Daerah

Kode Redeem Game Aktif 28 Januari 2026: Blox Fruits, Free Fire, MLBB, HSR hingga Genshin Impact
Musrenbangdes

Advertorial

Musrenbangdes Penetapan RKPDes Tahun Anggaran 2026 Pemdes Menteng
HUT Ke-76 Kabupaten Merangin

Advertorial

Pada Rapat Paripurna Terbuka HUT Merangin ke- 76 Terselip Kabar Baik
Badai Matahari

Internasional

Badai Geomagnetik Diprediksi Terjadi Hari Ini, Dipicu Ledakan Dahsyat Matahari