Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 10 April 2026 - 11:23 WIB

Amalan Memanggil Bantuan Gaib Ramai Diperbincangkan

Amalan “memanggil bantuan gaib” kembali ramai diperbincangkan

Amalan “memanggil bantuan gaib” kembali ramai diperbincangkan

http://Eksisjambi.com– Di tengah maraknya informasi spiritual yang beredar di masyarakat, sebuah amalan yang di kenal dengan sebutan “memanggil bantuan gaib” kembali menjadi perbincangan. Amalan ini di sebut-sebut sebagai ikhtiar batin untuk memohon pertolongan dalam situasi darurat, terutama ketika seseorang berada dalam kondisi terancam dan tidak memiliki akses bantuan secara langsung.

Dalam praktik yang beredar luas, amalan ini di lakukan dengan mengucapkan kalimat tertentu secara berulang-ulang, yakni “Ya Syufaikhutsan”, sambil menghadirkan rasa keyakinan, ketenangan, serta fokus penuh dalam hati. Amalan tersebut di yakini dapat mendatangkan pertolongan dari arah yang tidak terduga, dengan tetap menegaskan bahwa segala bentuk bantuan terjadi atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa.

Baca Juga :  Pesugihan Keblek: Mitos Kelelawar Jadi-jadian dalam Cerita Rakyat Jawa

Beberapa kalangan yang mempercayai amalan ini menyebutkan bahwa praktik tersebut hanya di gunakan dalam kondisi benar-benar mendesak, seperti saat berada di tempat sepi, dalam bahaya, atau ketika tidak ada orang lain yang dapat di mintai pertolongan. Oleh karena itu, niat yang baik dan situasi darurat menjadi syarat utama dalam penggunaannya.

Namun demikian, para tokoh agama dan praktisi spiritual mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dalam memahami dan mengamalkan hal-hal yang bersifat gaib.

Baca Juga :  Ritual Wifik untuk Ikhtiar Keuangan

Mereka menekankan pentingnya tetap mengedepankan doa sesuai ajaran agama, serta tidak menggantungkan sepenuhnya harapan pada hal-hal yang belum memiliki dasar yang jelas.

Selain itu, masyarakat juga di imbau untuk tetap mengutamakan langkah-langkah rasional dalam menghadapi situasi darurat, seperti mencari bantuan manusia, menghubungi pihak berwenang, atau menghindari potensi bahaya sejak dini.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap hal-hal spiritual masih menjadi bagian dari kehidupan sebagian masyarakat. Meski demikian, keseimbangan antara ikhtiar lahir dan batin tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai kondisi kehidupan.**

Share :

Baca Juga

News

Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Timur Di Hadiri Wagub Sani

Advertorial

Wabup Tanjab Barat Sambut Kunjungan Pengurus HMI Tanjabbar

Advertorial

Ketua DPRD Tanjab Barat Reses Di Desa Lubuk Terentang
Presiden Prabowo di Emirat Arab

Internasional

Presiden Prabowo Lanjutkan Lawatan ke Persatuan Emirat Arab
harga emas antam

Daerah

Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 24 Desember 2025, Tembus Rp 2,9 Juta per Gram
Mobile Legends 22 Terbaru

Daerah

Update Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 22 Februari 2026

Advertorial

Pj.Bupati Asraf Serahkan Bantuan Tunai Kepada Korban Eksekusi Rumah

Advertorial

Gubernur Al Haris Apresiasi JBC Selenggarakan Turnamen Catur dan Domino