Home / Kerinci

Senin, 1 Maret 2021 - 19:28 WIB

Bupati Kerinci Adirozal Ingatkan Taat Membayar Pajak

Kerinci – Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bangko lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kerinci. Saat di wawancara awak media, Bupati Kerinci H. Adirozal mengingatkan kembali kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga pejabat untuk menjadi contoh taat membayar pajak, karna dari hasil pajak ini lah di gunakan untuk pembangunan dan gaji para ASN.

Baca Juga :  BMKG : Kerinci - Sungai Penuh Waspada Hujan Lebat Sepekan ke Depan

“Jadi ketika membangun rumah bagus jangan lupa mengurus surat izin mendirikan bangunan dan jangan lupa membayar SPT, jadilah contoh yang baik dalam membayar pajak,” kata Adirozal, Senin (1/3/2021).

Ia menambahkan, kedepannya kita akan membuat aturan jika terjadi musibah seperti kebakaran dan bencana yang akan dibantu nanti adalah mereka yang memiliki IMB.

Baca Juga :  Wabup H. Murison Hadiri Syukuran Pembangunan Mushalla Majlis Ta'lim di Talang Kemulan

“jangan waktu terkena musibah menuntut hak, sementara kewajiban pajak tidak dilakukan,” tambahnya.

Bupati, Adirozal berharap kepada masyarakat, agar jika yang ingin membangun rumah ada izin mendirikan bangunan (IMB) dan taat membayar pajak.

“intinya pajak dari masyarakat juga akan kembali dinikmati oleh masyarakat,” Tutup Bupati Adirozal.(**)

Share :

Baca Juga

PT Kerinci Merangin Hydro

Daerah

Bupati Monadi dan PT KMH Restocking Ikan Endemik, Perkuat Ekosistem Danau Kerinci

Daerah

Gubernur Alharis Apresiasi Inisiatif Pembangunan Masjid Al Mujahidin Koto Majidin

Advertorial

Ir.H. Anto : Progres Pembangunan RSU Pratama Tipe D Bukit Kerman Tahap Finishing

Daerah

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Pemkab Kerinci Teken MoU dengan Kejari Sungai Penuh

Daerah

Napak Dahin: Upaya Pelestarian Budaya Suku Kerinci yang Hampir Luntur Dimakan Zaman

Advertorial

Pengurus Tani Mardeka Se-Prov.Jambi Segera Dilantik 

Daerah

Bupati Adi Rozal Kembali Lantik Pj.Sekda Asraf

Daerah

Makhluk Gaib Penunggu Hutan Kerinci yang sering “mengalimun” penduduk tanpa jejak