Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Senin, 13 April 2026 - 11:30 WIB

Cadangan BBM Nasional Naik Jadi 1 Bulan, Pemerintah Tambah Storage di Karimun

Cadangan BBM Indonesia meningkat menjadi 1 bulan setelah tambahan storage di Karimun. Pemerintah targetkan ketahanan energi hingga 90 hari.

Cadangan BBM Indonesia meningkat menjadi 1 bulan setelah tambahan storage di Karimun. Pemerintah targetkan ketahanan energi hingga 90 hari.

Jakarta, http://Eksisjambi.com  –  Pemerintah Indonesia mengumumkan peningkatan cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional menjadi setara 1 bulan konsumsi. Kenaikan ini terjadi setelah adanya tambahan kapasitas penyimpanan sekitar 7 hari melalui fasilitas di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa sebelumnya cadangan BBM nasional hanya berada di kisaran 21 hingga 25 hari. Dengan tambahan storage tersebut, daya tahan energi nasional kini semakin kuat.

“Sekarang alhamdulillah penyangga energi kita, tadi kan di awal saya katakan 21 sampai dengan 25 hari. Sekarang ada penambahan lagi 7 hari dari Karimun dan ini yang kita lagi di komunikasikan sehingga bisa kita mencapai 1 bulan,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jumat kemarin.

Fasilitas penyimpanan tambahan tersebut diperoleh melalui kerja sama dengan pihak swasta, yakni PT Oiltanking Karimun (OTK). Tangki milik perusahaan ini di sewa pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Baca Juga :  Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina 2008–2015

Sebelumnya, fasilitas yang di operasikan OTK sempat menjadi sorotan terkait isu penyimpanan BBM asal Rusia. Namun, pemerintah daerah setempat telah berulang kali membantah kabar tersebut.

Peninjauan fasilitas ini juga pernah di lakukan oleh Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, guna memastikan kesiapan operasional dan kepatuhan terhadap regulasi.

Selain memanfaatkan fasilitas yang sudah ada, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan storage BBM baru. Proyek ini di targetkan mulai berjalan pada Mei 2026.

“Bulan Mei insyaallah doain kita sudah mulai melakukan pembangunan,” tegas Bahlil.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya memenuhi arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan cadangan BBM nasional mencapai 90 hari sebagai standar ketahanan energi jangka panjang. Salah satu wilayah yang di pertimbangkan untuk pengembangan storage baru adalah Pulau Sumatera.

Baca Juga :  Moba Dikenal Tren, Berikut Game Memiliki Kemiripan

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga memastikan bahwa Indonesia telah melewati masa kritis terkait pasokan BBM akibat dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah.

“Saya ingin menyampaikan bahwa masa kritis kita terhadap dinamika global untuk BBM, alhamdulillah kita sudah lewat,” ujarnya.

Berdasarkan data dari anggota komite BPH Migas, Fathul Nugroho, total kapasitas penyimpanan BBM nasional saat ini mencapai 9,16 juta kiloliter.

Dari jumlah tersebut, sekitar 67% atau 6,1 juta kiloliter merupakan milik Pertamina, sementara sisanya 33% atau 3,06 juta kiloliter di miliki oleh pihak non-Pertamina.

Peningkatan cadangan ini di harapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pasokan di masa mendatang.**

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada Melakukan Penanaman Pohon Mangga Bersama Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Tinjau Lokasi & Serahkan Bantuan Bagi Korban Bencana Angin Kencang Di kelurahan Tungkal
Foto Tangkapan Layar Harga Emas Dunia Naik

Daerah

Harga Emas Dunia Naik Rp 49.338, Harga Sentuh USD 4.605,66 per Troy Ounce

Bungo

Jaring Bibit-Bibit Muda, AFKAB Bungo Akan Gelar Kompetisi Liga Tahun 2023

Daerah

Gubernur Al Haris Bangga Dua Daerah di Provinsi Jambi Raih Apresiasi Nasional

Daerah

Walikota Ahmadi Hadiri Launching Gerakan Nasional BBI Tahun 2022

Bangko

Bupati M. Syukur Dampingi Kementerian PU Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat

Advertorial

PJ.Bupati Asraf Pimpin Upacara Pembukaan TMMD Ke-120