Home / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Rabu, 19 November 2025 - 18:27 WIB

Gunung Semeru Meletus Dahsyat, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2.000 Meter

Gunung Semeru Erupsi

Gunung Semeru Erupsi

Lumajang,http://Eksisjambi.com – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi. Pada Rabu sore (19/11/2025) pukul 16.00 WIB.

gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi dahsyat. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa kolom abu teramati menjulang hingga 2.000 meter di atas puncak, atau sekitar 5.676 meter di atas permukaan laut.

Kolom erupsi terlihat berwarna kelabu pekat dengan intensitas sangat tebal, mengarah ke utara dan barat laut. Hingga laporan ini di turunkan, aktivitas letusan di sebut masih berlangsung.

Petugas Pos Pantau Gunung Semeru, Mukdas Sofian, kembali menegaskan larangan aktivitas di sejumlah sektor berbahaya, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan.

 “Warga dan wisatawan di larang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 8 kilometer dari puncak,” ujarnya.

Di luar radius tersebut, masyarakat juga di minta menjaga jarak aman minimal 500 meter dari tepi sungai karena potensi perluasan aliran awan panas dan lahar yang dapat mencapai 13 kilometer dari puncak.

Baca Juga :  Satgas TMMD ke- 128 Kodim 0420/Sarko Turunkan Tiga Alat Berat Rampungkan Perbaikan Jalan

Ia menambahkan, radius 2,5 kilometer dari kawah harus tetap steril dari aktivitas manusia karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

 “Tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sungai-sungai yang berhulu di puncak Semeru—terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat,” jelasnya.

Hingga 19 November 2025, Gunung Semeru sudah tercatat mengalami 2.802 kali erupsi, menjadikannya gunung api paling aktif di Indonesia tahun ini. Status aktivitasnya masih berada pada level Waspada (Level II).

Berdasarkan pemantauan PVMBG pada Selasa (18/11/2025) pukul 00.00–24.00 WIB, Gunung Semeru menunjukkan aktivitas seismik yang sangat tinggi:

  • 156 kali gempa letusan/erupsi (amplitudo 10–22 mm, durasi 45–180 detik)
  • 26 kali gempa guguran (amplitudo 2–5 mm, durasi 36–130 detik)
  • 9 kali gempa hembusan (amplitudo 2–8 mm, durasi 39–67 detik)
  • 2 kali gempa harmonik (amplitudo 3–6 mm, durasi 249–274 detik)
  • 4 kali gempa tektonik jauh (amplitudo 8–30 mm, S-P 10–23 detik, durasi 35–118 detik)
  • 1 kali gempa getaran banjir (amplitudo 10 mm, durasi 3.860 detik)
Baca Juga :  Status Gunung Semeru Naik ke Level IV ‘Awas’, Ratusan Warga Mengungsi

Data tersebut menunjukkan adanya suplai magma dan dinamika internal yang terus meningkat, yang berpotensi memicu erupsi lanjutan.

PVMBG dan BPBD Lumajang memastikan pemantauan di lakukan secara intensif. Masyarakat di imbau tetap mengikuti arahan resmi pemerintah dan tidak terpancing informasi hoaks terkait kondisi Gunung Semeru.

Aktivitas pendakian ke puncak Mahameru telah di tutup total sejak lama dan larangan tersebut kembali di tegaskan seiring peningkatan aktivitas vulkanik.(*)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Jadwal Piala Dunia 2026 Jumat Dini Hari hingga Pagi 
Korban Penculikan disertai Perampok

Bangko

Warga Kerinci Jadi Korban Perampokan, Emas Senilai Rp70 Juta Raib Dibawa Kawanan Tak Di kenal
Indonesia - Jepang

Internasional

Hangat di Istana Kekaisaran, Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Persahabatan Indonesia – Jepang

Daerah

Jaringan Internet di Kota Sungai Penuh Hilang, Warga Resah

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Menggelar Tabligh Akbar Dan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1444H/2023
Lidah Mertua

Internasional

5 Manfaat Menakjubkan Tanaman Lidah Mertua bagi Kesehatan Tubuh 

Advertorial

Bupati Monadi MOU Bersama Direktur ATAK
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Blue House, Seoul

Internasional

Presiden Prabowo Bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, Perkuat Kemitraan Strategis