Home / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 17:33 WIB

Karbon Biru dan Kepemimpinan Iklim, Indonesia Siapkan Strategi Jelang COP30

COP30

COP30

Jakarta – Menjelang pelaksanaan Conference of the Parties ke-30 (COP30) Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) di Belém, Brasil.

Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap aksi iklim global melalui penyelenggaraan diskusi ilmiah bertajuk “Sains dari Merdeka Selatan: Nilai Ekonomi Karbon Biru dan Kepemimpinan Indonesia.”

Acara yang di gelar pada Selasa, 14 Oktober 2025, pukul 12.00 – 17.00 WIB di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Lantai 2, Jakarta, ini akan menghadirkan berbagai pakar dari kalangan akademisi, peneliti, dan pembuat

kebijakan untuk membahas potensi besar karbon biru Indonesia  mulai dari aspek ekonomi hingga kontribusinya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Baca Juga :  Kualitas SDM Jadi Kunci Sukses Program Prioritas Presiden

Karbon biru merujuk pada karbon yang tersimpan dalam ekosistem pesisir seperti mangrove, padang lamun, dan rawa payau.

Indonesia, dengan luas mangrove terbesar di dunia, memiliki potensi signifikan dalam penyerapan emisi karbon serta nilai ekonomi berkelanjutan.

Melalui diskusi ini, para ahli akan menggali bagaimana pengelolaan karbon biru dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat pesisir tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. Selain itu.

kebijakan strategis dan inovasi riset akan di bahas untuk memperkuat kepemimpinan Indonesia dalam diplomasi iklim internasional.

Baca Juga :  Sekda Sudirman Meminta TPID Jaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga

Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara ilmuwan, praktisi, dan pengambil kebijakan dalam merumuskan rekomendasi berbasis sains.

Hasil dari diskusi di harapkan menjadi masukan penting untuk memperkuat posisi Indonesia di ajang COP30 UNFCCC mendatang.

Selain menghadiri langsung di lokasi, masyarakat juga dapat berpartisipasi dengan mendaftar melalui tautan bit.ly/SainsdariMedanMerdekaSelatan.

Dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan ilmiah, Indonesia berupaya menunjukkan bahwa sains bukan hanya alat analisis, tetapi juga fondasi utama dalam merancang kebijakan iklim yang adil dan berkelanjutan.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati H.Adirozal Kembali Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di 2 Desa

Daerah

Pemkab Kerinci Peringatan Hari Batik Nasional
Tesla Pi Phone

Internasional

Tesla Pi Phone Meluncur, Internet Gratis Selamanya

Daerah

Kode Promo Roblox Aktif 25 Juni 2026, Klaim Item Gratis

Advertorial

Wako Ahmadi Launching Mal Pelayanan Publik Kota Sungai Penuh

Advertorial

Ketua DPRD Edi Purwanto Perdana Gelar Safari Ramadhan di Muaro Jambi

Daerah

Penyetaraan Karier PPPK dan PNS Jadi Langkah Besar Reformasi ASN

Advertorial

Ketua Komisi IV Fadli Sudria Sebut Ada Kecurangan Dalam Penerimaan P3K