Home / Daerah / Hukum / Internasional / Kota Sungai Penuh / Nasional / Nasional / News

Sabtu, 29 Maret 2025 - 18:21 WIB

Kehebatan Otofagi Dalam Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan

Eksisjambi- Umat Islam wajib menjalani puasa selama 1 bulan penuh hingga kamu bertakwa dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah (Al-Baqarah ayat 183).

Di samping soal fiqih, banyak manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh, di antaranya: autophagy (sebut Otofagi). Penelitian Yoshinori Ohsumi menyebutkan, saat manusia melakukan puasa selama 8-16 jam, akan terjadi proses Otofagi.

Sekedar tahu, istilah itu pertama kali dicetuskan Christian de Duve pada 1963. Selanjutnya berkat penelitian Ohsumi & orang lain yang mengikuti jejaknya, kita sekarang tahu, otofagi mengontrol fungsi fisiologis penting dengan komponen seluler perlu terdegradasi & didaur ulang.

Otofagi menyediakan bahan bakar untuk energi & bahan penyusun pembaruan komponen seluler, penting untuk respons seluler terhadap kelaparan & jenis stres lainnya. Dalam kondisi puasa (jangka waktu tertentu), sel tertekan & memaksanya berotofagi, menggunakan kembali komponen sel agar berfungsi. Membatasi kalori berarti mengurangi jumlah energi. Bentuk itu akan memaksa sel melakukan otofagi, untuk mengompensasi nutrisi yang hilang dalam periode tertentu.

Baca Juga :  Makna Filosofis Isra dan Mi’raj: Perjalanan Spiritual Menuju Kesempurnaan Hidup

Para ilmuwan telah menemukan bahwa puasa dapat memicu terjadinya otofagi & dianggap sebagai salah satu alasan mengapa puasa dikaitkan dengan umur panjang. Ada banyak penelitian yang menghubungkan puasa dengan peningkatan kontrol gula darah, pengurangan peradangan, penurunan berat badan, & peningkatan fungsi otak.

Penelitian Oshumi memberikan beberapa penjelasan tentang hal itu. Selanjutnya olahraga juga dapat menginduksi otofagi pada beberapa sel sehingga sel dapat memulai proses perbaikan dan pembaruan.

Baca Juga :  Bupati H M Syukur Lepas CJH Merangin

Singkat kata: Puasa Ramadan merupakan salah satu ibadah yang paling penting dalam agama Islam. Selain memiliki nilai spiritual yang tinggi, secara umum puasa Ramadan memberikan dampak positif terhadap kesehatan tubuh, termasuk Otofagi yang ada didalamnya bekerja menjaga keseimbangan & kesehatan tubuh, melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, & meningkatkan kualitas hidup.

Selanjutnya, marilah kita jalani ibadah puasa Ramadan dengan ikhlas, bekerja dengan penuh semangat, & tidak meninggalkan mereka yang membutuhkan pertolongan.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci Meriahkan HBI Ke-73

Bangko

Pastikan Idul Fitri Aman, Wabup A. Khafidh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026
Walikota Sungai Penuh Alfin, SH

Daerah

Wako Alfin Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Kendaraan Operasional DLH

Kota Sungai Penuh

PEJUANG SRIKANDI FIKAR – YOS KOTA SUNGAI PENUH BERGERAK “MENJEMPUT KEMENANGAN”

Artikel

Kesalahan…Tanda Kita Sedang Tumbuh Bukan Gagal
audiensi BRIN Sumbar

Daerah

Brin Paparkan Hasil Riset Ke Gubernur Sumbar

Hukum

FBI Apresiasi Polri Ungkap Jaringan Phishing Internasional dari Kupang, Kerugian Capai Rp350 Miliar

Advertorial

Gubernur Alharis : waktu Dekat Peletakan Batu Pertama Tol di Jambi