Eksisjambi.com, Jambi – Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz, memimpin rapat maraton bersama Asosiasi Honorer se-Provinsi Jambi pada Jumat (17/1) Rapat yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB ini membahas secara mendalam berbagai persoalan terkait honorer di Jambi. Dengan komitmen penuh, Hafiz menunjukkan keseriusannya dalam mengawal isu yang menjadi perhatian besar bagi ribuan tenaga honorer.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD menegaskan bahwa persoalan honorer adalah salah satu bentuk nyata pelaksanaan fungsi pengawasan lembaga legislatif. Menurut data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi, terdapat 8.570 tenaga honorer di wilayah ini, baik yang telah masuk dalam data base maupun yang belum terdata.
Adapun tuntutan yang disampaikan oleh Asosiasi Honorer meliputi beberapa poin utama, yaitu:
Penetapan gaji sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR).
Pengangkatan status tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Perubahan status P3K paruh waktu menjadi P3K penuh waktu.
Kesetaraan dan keadilan dalam pengangkatan tenaga honorer yang telah memenuhi syarat prioritas.
Baca Juga:
RPL Guru Honorer Calon PPPK
Muhammad Hafiz, dengan ketegasan dan dedikasi, menyatakan bahwa seluruh tuntutan tersebut akan ditindaklanjuti secara konkret. “Kami akan segera melakukan konsultasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perwakilan DPR RI di Senayan serta kementerian terkait, untuk memastikan perjuangan ini sampai pada hasil yang diharapkan,” ujar Hafiz dalam pernyataan resminya.
Rapat ini ditutup dengan suasana haru ketika para anggota Asosiasi Honorer mengucapkan rasa terima kasih kepada DPRD yang telah memberikan perhatian penuh terhadap nasib mereka. Sebagai simbol kebersamaan, seluruh peserta rapat, termasuk pimpinan dan anggota DPRD, menyanyikan lagu kebangsaan “Padamu Negeri” di akhir acara.
Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa perjuangan tenaga honorer di Jambi tidak hanya didengar, tetapi juga mendapat perhatian serius dari legislatif. Muhammad Hafiz berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi ini hingga tercapai keadilan dan kesejahteraan bagi para honorer. (*)







