Home / Daerah / Nasional / News / Peristiwa

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Lomba Murai Nasional di Bengkulu Batal Mendadak Ketua Panitia Diduga Menenggak Racun

Panitia Murai Mania Goes to Bengkulu

Panitia Murai Mania Goes to Bengkulu

Bengkulu, http://Eksisjambi.com – Peristiwa mengejutkan terjadi di Kota Bengkulu. Lomba burung berkicau bertajuk Murai Mania Goes to Bengkulu yang di jadwalkan berlangsung di Lapangan Sungai Suci, Minggu (18/1/2026), mendadak batal di laksanakan tanpa kejelasan.

Pembatalan lomba berskala nasional ini semakin menghebohkan setelah ketua panitia di laporkan di larikan dan di rawat intensif di Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, di duga setelah menenggak racun, tak lama usai pengumuman pembatalan lomba di sampaikan kepada peserta.

Kabar tersebut dengan cepat menyebar di kalangan komunitas kicau mania dan memicu berbagai spekulasi. Ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang telah hadir di lokasi lomba pun di buat kecewa dan kebingungan.

Baca Juga :  Untuk Tingkatkan PAUD, Bupati Dillah Ikuti Konsolidasi Strategi Nasional

Pasalnya, biaya pendaftaran lomba ini terbilang fantastis, mencapai Rp4 hingga Rp5 juta per peserta. Selain itu, ajang ini juga berstatus lomba nasional, sehingga banyak peserta telah mengeluarkan biaya besar untuk transportasi, penginapan, dan perawatan burung.

“Kami sangat kecewa. Perlombaan tidak jadi, panitia menghilang, dan ketua panitia malah di kabarkan di rawat di rumah sakit. Sampai sekarang tidak ada penjelasan apa pun,” ujar salah satu peserta yang datang dari luar provinsi.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa lomba Murai Mania Goes to Bengkulu juga di ikuti oleh sejumlah pejabat daerah, sehingga pembatalan mendadak ini menjadi sorotan luas di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Muhammadiyah Toreh Sejarah! EMT Pertama Indonesia Diakui WHO

Hingga berita ini di turunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia maupun penyelenggara terkait penyebab pembatalan lomba. Selain itu, kejelasan pengembalian uang pendaftaran peserta juga belum disampaikan, sehingga memicu keresahan dan tuntutan pertanggungjawaban dari para peserta.

Pihak rumah sakit maupun aparat terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai kondisi ketua panitia serta dugaan penyebab insiden yang menimpanya. Kasus ini pun masih menjadi perhatian publik dan komunitas pecinta burung berkicau di seluruh Indonesia.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Kode Redeem MLBB 6 Juli 2026 Terbaru, Sediakan Hadiah Gratis
Satu Abad NU

Daerah

Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang

Advertorial

Gubernur Alharis Hadiri Penyuluhan Anti Korupsi Bagi DPRD se-provinsi Jambi

Daerah

PW IWO Provinsi Jambi Gelar Bagi Takjil dan Buka Bersama

Daerah

Proyek PLTA KMH Hentikan Pasokan Material Tambang Remon Siulak

Daerah

ERNI PELITAWATI,SPd.,MM Kepala Sekolah SDN 005/XI Sungai Penuh Mengucapkan Selamat

Advertorial

Jenguk Oki Yusmika di RS, Al Haris Berikan Bantuan Pengobatan

Nasional

Ini Penyebab Keberangkatan Lion air Jambi Batalkan Tujuan Jakarta