Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Senin, 25 Mei 2026 - 20:33 WIB

Pengembangan Ekonomi Daerah Jadi Kunci Capai Target Pertumbuhan Nasional 8 Persen

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Pemerintah menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tidak dapat hanya bertumpu pada pusat, melainkan harus di dukung oleh kekuatan ekonomi daerah yang produktif, kompetitif, dan mampu menciptakan peluang bagi masyarakatnya. Pengembangan ekonomi daerah di nilai menjadi fondasi utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

Hal tersebut di sampaikan dalam Konferensi Nasional Otoritas Jasa Keuangan tentang Pengembangan Ekonomi Daerah. Dalam kesempatan itu di tegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional merupakan agregat dari seluruh wilayah di Indonesia, sehingga daerah yang tumbuh kuat akan memperkuat daya tahan sekaligus mempercepat akselerasi ekonomi nasional.

Pemerintah saat ini terus mendorong penguatan sektor riil melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga 30 April 2026, realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp112,49 triliun atau sekitar 34,41 persen dari target tahunan. Penyaluran tersebut di nilai mampu memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus meningkatkan produktivitas usaha di berbagai daerah.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh Gelar Acara Sosialisasi PPDB

UMKM di sebut harus terus menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui penguatan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha, hingga dukungan hilirisasi produk unggulan daerah. Dengan penguatan tersebut, UMKM di harapkan mampu meningkatkan daya saing serta membuka lebih banyak lapangan kerja.

Selain memperkuat sektor usaha daerah, pemerintah juga mulai menyiapkan fondasi ekonomi masa depan melalui pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi. Salah satunya dengan pelatihan semikonduktor bagi 15 ribu anak muda Indonesia sesuai arahan Prabowo Subianto guna memperkuat talenta digital nasional dan mendukung pengembangan industri teknologi dalam negeri.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Optimis Pengusaha Untuk Berinvestasi di Jambi

Di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung, fundamental ekonomi Indonesia di nilai tetap terjaga. Hal itu tercermin dari tingkat inflasi yang terkendali serta pertumbuhan ekonomi triwulan I tahun 2026 yang mencapai 5,61 persen.

Pemerintah menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor keuangan, dan pelaku usaha menjadi kunci penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, inklusif, dan berdaya saing di seluruh wilayah Indonesia.**

Share :

Baca Juga

Hukum

Belasan WNA China Diduga Serang Anggota TNI di Tambang Emas PT SRM Ketapang

Advertorial

Aspar Nasir : Mesin Politik Partai Demokrat Kota Sungai Penuh Terus Digerakkan

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 16 Juni 2026, Klaim Diamond, Skin Senjata, dan Bundle Gratis

Bangko

Babinsa Koramil 420-08/Tabir Dampingi Penyaluran BLT-DD Di Wilayah Binaan
H. Abdullah Sani

Advertorial

Wagub Sani Hadiri Khotmil Wal Qutub Ke-2 Ponpes Tarbiyatul Ummah Ladang Panjang

Advertorial

Pjs.Bupati Tanjung Jabung Barat Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat
Presiden Prabowo Subianto di PBB

Internasional

Presiden Prabowo Siap Berpidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-80

Daerah

Pj.Sekda Asraf Pimpin Rapat Evaluasi Pilkades Serentak