Home / Advertorial / Bangko

Rabu, 29 November 2023 - 12:49 WIB

Pj Bupati Merangin Sambut Tim Penilai Sertifikasi Frambusia Kemenkes RI

Pj Bupati Merangin H. Mukti SE,. ME bersama tim penilai Frambusia

MERANGIN.EKSISJAMBI.COM — Pj Bupati Merangin menyambut tim penilai Sertifikasi Bebas Frambusia dari Kementrian kesehatan Republik Indonesia di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

Bertempat di ruang aula kantor lama Bupati Merangin pada Rabu 29/11/2023. Mengucapkan Terima kasih atas kedatangan tim penilai Eradikasi Frambusia dari kementrian kesehatan Republik Indonesia.

“Kami pemerintahan kabupaten Merangin mengucapkan trima kasih atas kehadiran tim penilai dari Kementrian kesehatan Republik Indonesia di Bumi Tali Undang Tambang Teliti dan kami menyambut baik akan adanya kegiatan atas masyarakat kita dimana masalah masalah kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat baik secara idak langsung dapat mempengaruhi status sosial dan Ekonomi,” Ungkap Pj Bupati Merangin H. Mukti SE., ME.

Baca Juga :  Bupati Monadi Sidak Ke Kantor Dukcapil Kerinci

Terkait Frambusia, kabupaten Merangin telah melakukan berbagai langkah, hal ini juga dijelaskan oleh orang nomor satu dalam pemerintahan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti H. Mukti SE., ME.

“Dalam rangka membebaskan Merangin dari Frambusia,  kita telah melaksanakan serangkaian upaya serveylan Frambusia aktif ke sekolah sekolah Dasar serta ketengah masyarakat,” Terang H. Mukti.

Tim penilai dari Kementrian kesehatan Republik Indonesia, Ridwan Mawaldi SKM, M. AP, saat ditanya oleh awak media terkait Frambusia menjelaska ” Menurut riwayat, diseluruh wilayah dalam Indonesia pada masa orde Lama, bahkan di masa orde barupun, penyakit Frambusia ini ada. Namun smenjak tahun sembilan puluhan penyakit ini sudah mulai tidak ada, nah oleh karena itu kami ingin memastikan lagi ketidak adanya penyakit Frambusia ini dengan turun langsung kedareah daerah,”terang Ridwan Mawaldi SKM. M. AP.

Baca Juga :  Wagub Sani : Pandangan Umum Fraksi Untuk Evaluasi

Terkait dengan penyakit Frambusia, Ridwan Mawaldi SKM. M. AP yang merupakan tim dari Kementrian kesehatan Republik Indonesia ini secara gamblang menjelaskan.

“Frambusia ini adalah penyakit yang menular, yang kebanyakan dialami oleh anak anak, Frambusia atau yang dikenal sebagai penyakit Furu, Koreng atau Tukak ini disebabkan karena faktor kebersihan, pola hidup sehat, jarang mandi, lokasi yang sulit air, serta kurangnya kebersihan lingkungan,”tutup Ridwan Mawaldi SKM. M. AP. -(Bas.R)-

Share :

Baca Juga

Ny. Hesti Haris

Advertorial

Hj. Hesti Haris Harumkan Provinsi Jambi pada Lomba TP Posyandu Nasional

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Peresmian Klinik Pratama Tatag Trawang Tungga dan Asrama Polisi Polres Tanjab Barat
APBD 2026 Tanjung Jabung Timur

Advertorial

Fraksi DPRD Setujui APBD Tanjabtim 2026

Advertorial

Bupati Merangin H M Syukur Bahas Persoalan Sampah

Bangko

Menyala, Pangkalan Jambu Bulat ke MENAWAN

Advertorial

DPRD Jambi Nyatakan Multiyears Islamic Center Sesuai Spesifikasi, Ivan Wirata: Sudah Klir, Lanjut Pekerjaan Interior 2025

Bangko

Kodim 0420/Sarko Laksanakan Apel Siaga Pengamanan Malam Tahun Baru 2024

Advertorial

Ketua Komisi IV Fadli Sudria Silaturahmi Ke Wabup H. Ami Taher