Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:06 WIB

Ekonomi Sumbar Bangkit dari Luka Bencana

– Langit yang belum sepenuhnya pulih dan tanah yang masih menyimpan luka menjadi saksi perjuangan masyarakat Sumatera Barat pascabencana. Di tengah upaya membangun kembali rumah-rumah yang rusak, warga juga berjuang memulihkan harapan serta sumber penghidupan yang sempat terhenti.

Di tengah situasi tersebut, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Hanif Dhakiri, mendorong langkah yang lebih agresif dan terarah dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah.

“Upaya pemulihan sudah berjalan, tapi perlu langkah yang lebih agresif dan terarah agar ekonomi Sumbar benar-benar pulih,” tegas Hanif usai memimpin kunjungan kerja reses Komisi XI DPR RI ke Padang, Sumatera Barat, Jumat (20/2/2026).

Tantangan Distribusi dan Daya Beli
Menurut Hanif, tantangan pemulihan ekonomi Sumatera Barat masih cukup besar. Gangguan distribusi barang dan jasa masih terjadi di sejumlah wilayah terdampak. Selain itu, produktivitas sektor usaha mengalami penurunan signifikan, sementara daya beli masyarakat belum sepenuhnya kembali.

Baca Juga :  Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang

Kondisi ini, lanjutnya, menuntut kebijakan yang tidak hanya bersifat administratif atau jangka pendek, tetapi menyentuh langsung sektor riil dan pelaku usaha di lapangan.

“Distribusi terganggu, produktivitas menurun, dan daya beli melemah. Ini harus dijawab dengan kebijakan yang konkret dan terintegrasi,” ujarnya.
Restrukturisasi Kredit UMKM Harus Disertai Pendampingan

Komisi XI DPR RI menilai kebijakan restrukturisasi kredit bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memang penting sebagai langkah awal. Namun demikian, Hanif menekankan bahwa restrukturisasi saja tidak cukup.

Menurutnya, perpanjangan tenor atau penundaan pembayaran kredit tidak boleh sekadar menjadi solusi sementara. Pemerintah dan otoritas keuangan perlu memastikan adanya pendampingan usaha, peningkatan kapasitas produksi, hingga perluasan akses pasar, termasuk peluang ekspor.
“Bukan sekadar menunda kematian, tapi benar-benar harus pulih dan tumbuh kembali,” tegasnya.

Baca Juga :  Wabup H.Ami Taher : Pembangunan Kantor Bupati Kerinci di Bukit Tengah di Usahakan Rampung Tahun 2021.

Pendampingan tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui pelatihan manajemen, digitalisasi usaha, penguatan rantai pasok, hingga fasilitasi kemitraan dengan sektor swasta dan BUMN.

Dorongan Strategi Khusus dari BI
Lebih lanjut, Komisi XI DPR menekankan perlunya strategi khusus dari Bank Indonesia yang tidak hanya berfokus pada menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan, tetapi juga aktif mendorong pemulihan ekonomi riil secara menyeluruh.

Hanif berharap sinergi antara Bank Indonesia, OJK, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dapat diperkuat agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.Pemulihan Sumatera Barat,

menurutnya, bukan sekadar soal angka pertumbuhan, melainkan tentang menghidupkan kembali denyut ekonomi masyarakat, mengembalikan kepercayaan, serta membuka peluang baru bagi generasi yang terdampak bencana.

“Yang kita bangun bukan hanya infrastruktur, tetapi masa depan ekonomi masyarakat Sumbar,” pungkasnya.**

Share :

Baca Juga

Kode Redeem MLBB Hari ini

Daerah

Daftar Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 15 Maret 2026, Klaim Skin, Diamond, hingga Emote Gratis
Kode redeem Free fire Terbaru

Daerah

Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru 18 Maret 2026

Internasional

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Kesiapan Pembangunan Tanggul Laut di Pantura

Advertorial

Tabligh Akbar 1 Muharram di Kelurahan Mendahara Ilir Dalam Rangka Menjalin Persatuan Ummat dan Menghidupkan Akhlak Mulia
Presiden Prabowo Subianto

Daerah

Presiden Prabowo Kumpulkan Kabinet Merah Putih di Hambalang
Kecelakaan Tunggal di Kerinci

Daerah

Identitas 7 Korban Kecelakaan Tunggal di Simpang Empat Tugu PKK Kerinci

Daerah

Bupati H. Adirozal Pimpin Upacara HUT PGRI Tahun 2022
Presiden Prabowo Subianto

Daerah

Presiden Prabowo Panggil Menteri ke Hambalang, Bahas Penanganan Bencana hingga Insentif Akhir Tahun