Home / Internasional / Kota Sungai Penuh / Nasional / News / Peristiwa

Minggu, 15 Juni 2025 - 10:10 WIB

Renah Kayu Embun Kawasan Perkebunan dan Pariwisata Andalan yang Masih Terisolir Jaringan Internet

EksisJambi.com, RKE- Desa Renah Kayu Embun, yang terletak di Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, dikenal sebagai salah satu kawasan pertanian dan perkebunan andalan daerah ini, Dengan potensi alam yang melimpah, wilayah ini menghasilkan komoditas unggulan seperti sayuran segar, kopi, Kulit manis!(Casiavera) dan berbagai jenis buah-buahan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat.

Namun di balik potensi besar itu, Renah Kayu Embun menghadapi persoalan serius yang masih membelenggu hingga saat ini: tidak tersentuhnya jaringan internet yang memadai, Kondisi ini membuat desa tersebut menjadi salah satu kawasan yang terisolasi secara digital di tengah era informasi saat ini.

Ketiadaan jaringan internet berdampak langsung pada kehidupan warga, terutama para petani, Mereka mengaku kesulitan untuk mengakses informasi harga pasar terbaru sehingga tidak jarang mengalami kerugian karena menjual hasil panen dengan harga yang jauh lebih rendah dari pasaran sebenarnya.

“Sangat susah, kami tidak tahu harga sayur atau kopi hari ini di pasar Kota atau luar daerah. Kadang harga sudah jatuh, baru kami tahu setelah dijual,” ujar Yanto, salah satu petani setempat.

Baca Juga :  Gunung Marapi Sumatera Barat Erupsi, Kolom Abu Capai 1.600 Meter

Tak hanya itu, keterbatasan jaringan juga menyulitkan petani dan masyarakat dalam mengakses informasi pertanian modern, teknologi budidaya, dan pelatihan daring yang sangat mereka butuhkan untuk meningkatkan hasil produksi.

Selain sektor pertanian, Renah Kayu Embun juga menyimpan potensi besar di bidang pariwisata, Lanskap perbukitan, udara sejuk, air terjun , Kolam renang dengan air yang jernih Alami dan hamparan kebun warga sejatinya bisa menjadi daya tarik wisata alam, Namun minimnya akses internet membuat promosi wisata nyaris tak berjalan.

“Banyak wisatawan muda cari lokasi lewat media sosial atau Google Maps, tapi karena di sini sinyal lemah bahkan sering tidak ada, banyak yang mengeluh dan batal datang. Sayang sekali,” kata Sri.

Masyarakat Desa Renah Kayu Embun berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh segera mengambil langkah konkret untuk menghadirkan jaringan internet yang layak di wilayah mereka. Menurut warga, ini bukan hanya soal kenyamanan, melainkan kebutuhan mendasar untuk pengembangan ekonomi desa dan peningkatan kualitas hidup.

Baca Juga :  Modus Pengobatan Seorang Pria Cabuli Anak dibawah Umur

“Internet bukan lagi barang mewah. Ini kebutuhan. Pemerintah harus lihat ini sebagai prioritas, apalagi kita di Sungai Penuh sedang mendorong digitalisasi dan pariwisata,” tegas tokoh masyarakat setempat.

Warga juga menyampaikan bahwa dengan adanya akses internet, peluang untuk membuka pasar digital bagi hasil pertanian dan mempromosikan pariwisata desa akan terbuka luas.

Desa Renah Kayu Embun adalah potensi emas yang masih tersembunyi, Dengan dukungan infrastruktur digital, desa ini bisa berkembang lebih cepat dan berdaya saing tinggi. Harapan besar kini ada di pundak Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk menjembatani kesenjangan digital dan membuka isolasi yang selama ini mengekang kemajuan desa.(*)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

WAGUB SANI : PEMPROV TERUS DORONG UMKM UNTUK MAJU DAN BERKEMBANG

Advertorial

Sapi Kurban Bantuan Presiden RI di Mendahara. Diserahkan Langsung Wabup Tanjab Timur Muslimin Tanja Secara Simbolis

Daerah

Warga Mendahara Ilir KorbanTersengat Listrik Tegangan Tinggi. Saat Menebang Pohon Pinang

Advertorial

Gubernur Al Haris Sampaikan Usulan Petani Tanjung Jabung Timur Terkait Penambahan PSR

Daerah

LKPJ Bupati Tanjab Barat 2025 Resmi Diserahkan, DPRD Segera Lakukan Evaluasi

Advertorial

Wagub Sani Dukung Pengembangan Kekayaan Intelektual Melalui Kanwil Kemenkumham Jambi

Daerah

Bupati Monadi Masuk 25 Kepala Daerah Terpilih Ikuti KPPD Lemhannas RI Tahun 2026

Daerah

Wakil Ketua DPRD II Emrizal Hadiri Pembukaan Sunatan Massal Kolaborasi Minker