Home / News

Minggu, 17 Agustus 2025 - 10:28 WIB

Ironi Pajak Indonesia, Miskin Menanggung Beban Lebih Besar

Oplus_131072

Oplus_131072

Oleh : Asep Suherman 

Jakarta, Eksisjambi.com – Hasil riset terbaru Center of Economic and Law Studies (Celios) kembali memantik perdebatan publik terkait keadilan sistem perpajakan di Indonesia. Direktur Kebijakan Fiskal Celios, Media Wahyudi Askar, mengungkapkan bahwa kelompok masyarakat miskin justru membayar pajak dengan persentase penghasilan yang lebih besar dibandingkan orang super kaya.

“Kalau kita lihat berdasarkan persentase pendapatan, masyarakat miskin itu membayar lebih banyak secara persentase untuk pajak ketimbang orang super kaya,” ujar Media Wahyudi Askar dalam peluncuran riset Celios bertajuk Jangan Menarik Pajak Seperti Berburu di Kebun Binatang di Jakarta.

Baca Juga :  Keutamaan Surat Al-Ikhlas: Enam Manfaat yang Diyakini Umat Muslim

Menurut Media, fenomena ini merupakan ironi besar yang menyoroti ketimpangan fiskal di Indonesia. Beban pajak yang lebih berat justru menimpa kelompok rentan, sementara kelompok berpendapatan tinggi memiliki lebih banyak ruang untuk menghindari atau meminimalkan beban pajak melalui berbagai skema legal.

Temuan ini sekaligus mempertegas perlunya reformasi pajak yang lebih adil dan berpihak kepada kelompok masyarakat bawah. Media menekankan, pemerintah harus mengevaluasi struktur perpajakan nasional agar tidak memperlebar jurang ketimpangan sosial dan ekonomi.

Baca Juga :  Polri Tangkap Komandan KKB Jaringan Aibon Kogoya di Nabire

“Reformasi pajak harus memastikan adanya keadilan fiskal. Jangan sampai sistem yang ada justru menekan kelompok miskin yang seharusnya dilindungi negara,” tambahnya.

Riset Celios ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi pemerintah serta pemangku kebijakan fiskal dalam merancang aturan pajak yang lebih progresif dan berkeadilan sosial.(*)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Telinga Berdenging Mengganggu Aktivitas? Kenali Tinnitus dan Cara Penanganannya
Humas Polres Padang Panjang

Daerah

Uji Coba Pembukaan Jalur Lembah Anai, Kendaraan Roda 2 dan 4 Mulai Diizinkan Melintas

Daerah

Serunya Main PUBG Mobile di Saat Menegangkan

Daerah

Tetap Mengacu Prokes Covid-19, Wako Ajb Resmikan Museum Adat Kota Sungai Penuh

Advertorial

Pemkot Sungai Penuh Gelar Rakor Rembuk Stunting Tahun 2024

Kerinci

Monadi -Murison Sukses Kukuhkan Tim 14 Desa Se-Kecamatan Setinjau Laut
Reformasi Polri

Hukum

Komisi Percepatan Reformasi Polri Gelar RDP
Walikota Sungai Penuh Alfin. SH

Daerah

Masjid Baiturrahman Dapat Bantuan 10 Juta Dari Dana CSR