KERINCI, Eksisjambi.com – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. menghadiri peluncuran Jambi IP Ecosystem sekaligus penandatanganan kerja sama antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi dengan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi, Kamis (24/9/2026).
Agenda ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, BUMN, komunitas, dan masyarakat untuk membangun ekosistem Kekayaan Intelektual (KI) yang mampu memberikan perlindungan hukum sekaligus meningkatkan nilai ekonomi berbagai potensi daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual, dilanjutkan dengan peluncuran Jambi IP Ecosystem, penandatanganan nota kerja sama antara Kanwil Kementerian Hukum Jambi dan pemerintah daerah se-Provinsi Jambi, serta penguatan kolaborasi bersama perguruan tinggi dan BUMN.
Melalui program Jambi IP Ecosystem, seluruh pemangku kepentingan didorong untuk bersama-sama mengidentifikasi, melindungi, mengembangkan, hingga memanfaatkan berbagai potensi Kekayaan Intelektual yang dimiliki daerah.
Bagi Kabupaten Kerinci, inisiatif ini dinilai sangat penting untuk memperkuat perlindungan terhadap berbagai potensi unggulan, mulai dari Indikasi Geografis, produk kreatif, seni dan budaya, merek, desain industri, inovasi, hingga pengetahuan tradisional yang menjadi identitas masyarakat Kerinci.
Dengan perlindungan yang lebih kuat, berbagai karya dan inovasi tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi aset yang memiliki nilai ekonomi tinggi, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus membuka peluang investasi dan pengembangan sektor ekonomi kreatif.
Bupati Monadi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas masyarakat. Menurutnya, perlindungan Kekayaan Intelektual merupakan bagian penting dalam menjaga potensi lokal agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pembangunan daerah.
“Melalui kolaborasi yang kuat, potensi daerah dapat terlindungi secara hukum sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan Kerinci yang berdaya saing, maju, dan sejahtera,” ujar Monadi.
Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap kehadiran Jambi IP Ecosystem menjadi penggerak lahirnya lebih banyak karya inovatif yang terlindungi secara legal, sehingga mampu memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan Kekayaan Intelektual.*







