Home / News

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:53 WIB

Pindad dan KG Mobility Akan Garap 200 Ribu Unit Kendaraan Listrik Indonesia

PT. Pindad

PT. Pindad

Jakarta, EksisJambi.com – Mobil nasional Indonesia akhirnya semakin dekat menjadi kenyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa seluruh aspek utama proyek ini telah di siapkan, mulai dari merek, desain, hingga perusahaan yang akan terlibat dalam proses produksi Pemerintah kini tinggal menunggu tahap implementasi resmi.

Menurut Agus, proyek mobil nasional ini di usulkan untuk di masukkan dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mempercepat proses produksi dan memastikan dukungan lintas kementerian.

Langkah ini juga menjadi tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan mobil buatan Indonesia dapat meluncur secara resmi dalam tiga tahun mendatang.

“Semua komponen sudah di siapkan, tinggal pelaksanaan di lapangan. Kami ingin memastikan mobil nasional ini benar-benar menjadi simbol kemandirian dan kebanggaan bangsa,” ujar Agus Gumiwang, Senin (27/10/2025).

Baca Juga :  Jamkes di Merangin Sasar 94 % Warga, Bupati M. Syukur Fokus Benahi Layanan dan Fasilitas

Dalam proyek besar ini, PT Pindad di sebut sebagai salah satu pihak utama yang akan memimpin penggarapan kendaraan nasional, bekerja sama dengan KG Mobility  perusahaan otomotif asal Korea Selatan yang sebelumnya di kenal sebagai SsangYong Motor.

Kolaborasi ini akan mencakup pengembangan teknologi, produksi kendaraan, hingga sistem baterai dan infrastruktur pendukung untuk mobil listrik.

Rencana ambisius tersebut menargetkan produksi 200 ribu unit kendaraan, termasuk mobil dan bus listrik, dalam beberapa tahun ke depan.

Kerja sama ini di harapkan tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di sektor otomotif regional, tetapi juga mendukung transisi menuju energi bersih dan pengurangan emisi karbon nasional.

Baca Juga :  GANN Provinsi Jambi Sosialisasi Anti Narkoba di Lapas IIA

Jika terealisasi, proyek mobil nasional ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi industri otomotif Indonesia  sekaligus mengembalikan semangat kemandirian industri yang pernah di gagas sejak era 1990-an.

 Pemerintah optimistis, kehadiran mobil buatan dalam negeri akan membuka lapangan kerja baru, memperkuat rantai pasok industri komponen, serta mengurangi ketergantungan pada produk otomotif impor.

“Ini bukan sekadar proyek kendaraan, tapi simbol kemampuan bangsa Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri dalam industri strategis,” tegas Agus.(*)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Progam Jaksa Masuk Rimba, Temenggung Apung: Makasih Bapak, Kami Sudah Dapat Air Bersih

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Pimpin Rakor Pembinaan Awal OPD Tahun 2025 dan Evaluasi Capaian Kinerja OPD Tahun 2024 
Kode Redeem Free fire Terbaru

Daerah

Update Kode Redeem Free Fire Terbaru Senin, 2 Maret 2026 Klaim Sekarang 

Daerah

Indonesia Raja Nikel Dunia, Kuasai Produksi Global

Daerah

Dua Polisi Dipecat Terkait Dugaan Pemerkosaan Remaja di Jambi

Daerah

Bupati Kerinci Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana di JIEXSPO
populasi capung menurun

Daerah

Kehadiran Capung Mulai Berkurang, Alarm bagi Keseimbangan Lingkungan

Daerah

diTengah Pandemi Covid-19,Ahmadi – Antos Dapat Respon Positif Dewan Provinsi