Home / Internasional / Nasional / News

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:50 WIB

Mantan Menlu, Wamenlu, dan Tokoh Politik Luar Negeri Apresiasi Dialog Terbuka Presiden Prabowo

Mantan Menlu RI

Mantan Menlu RI

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan Menteri Luar Negeri (Menlu), mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), tokoh senior diplomasi, serta akademisi untuk membahas dan menjelaskan arah politik luar negeri Indonesia ke depan. Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (04/02/2026).

Pertemuan ini menjadi forum dialog strategis yang membahas berbagai dinamika global, tantangan geopolitik, serta posisi Indonesia dalam percaturan internasional. Presiden Prabowo secara langsung memaparkan visi dan pendekatan kebijakan luar negeri pemerintahannya, sekaligus membuka ruang diskusi yang luas dengan para tokoh berpengalaman di bidang diplomasi.

Usai pertemuan, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyampaikan apresiasinya terhadap suasana diskusi yang dinilai sangat terbuka, jujur, dan dialogis. Ia menekankan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dua arah tanpa pembatasan topik.

Baca Juga :  PLTA Kerinci Merangin Hydro Bersama Awak Media Serahkan Bantuan Korban Banjir ke-12 Kalinya

“Diskusinya sangat terbuka. Berbagai risiko, opsi kebijakan, hingga skenario tantangan global dibahas secara mendalam tanpa ada tabu,” ujar Dino.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dan tokoh senior diplomasi Jusuf Wanandi. Keduanya menilai forum tersebut memberikan pencerahan, khususnya dalam memahami isu-isu diplomasi yang sensitif serta kompleksitas kebijakan luar negeri yang tengah dan akan dijalankan pemerintah.

Menurut mereka, dialog langsung dengan Presiden memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai pertimbangan strategis Indonesia dalam merespons dinamika global yang terus berubah.

Sementara itu, mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab menegaskan kembali sikap konsisten Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ia menekankan bahwa komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara (two-state solution) merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar.

Baca Juga :  Gubernur Alharis Segera Reformasi dan Revitalisasi SMA TT

“Dukungan Indonesia terhadap Palestina dan solusi dua negara adalah harga mati dan tetap menjadi pijakan utama dalam kebijakan luar negeri,” tegas Alwi.

Menteri Luar Negeri Sugiono yang turut mendampingi Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pertemuan tersebut akan dikembangkan menjadi agenda rutin. Hal ini bertujuan untuk menyamakan frekuensi serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan para tokoh diplomasi nasional.

Menlu Sugiono juga mengapresiasi berbagai masukan dan pandangan kritis yang disampaikan para peserta diskusi. Menurutnya, dialog tersebut menjadi penguat dalam merumuskan arah kebijakan politik luar negeri Indonesia agar tetap adaptif, berprinsip, dan berdaya saing di tingkat global.

Pertemuan ini dinilai sebagai langkah positif dalam membangun kebijakan luar negeri yang inklusif, berbasis pengalaman, serta responsif terhadap tantangan global yang semakin kompleks.*”

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Bawaslu Tanjab Barat Resmi Dilantik, Amrina: Kami Siap Kawal Pemilu Berintegritas
KPK RI

Hukum

KPK Tahan Komisaris Utama PT IAE Terkait Kasus Korupsi Jual-Beli Gas 
Rehab Rekon Sumbar

Daerah

Pasca Bencana Sumbar, Mahyeldi: Regulasi Disiapkan, Tanggap Darurat Berjalan

Daerah

Danantara Konsolidasikan Ratusan Entitas BUMN

Daerah

Awan Panas Guguran Terjadi di Gunung Merapi, Meluncur 2 Kilometer ke Arah Kali Sat/Putih

Daerah

Hari Dharma Karyadhika, Momentum Kemenkumham Tingkatkan Pelayanan Publik
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tetap solid

Daerah

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Solid di Tengah Dinamika Global

Bangko

Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2024, Kodim 0420/Sarko Siap Amankan Proses Demokrasi