Home / Advertorial / Daerah / News / Provinsi Jambi

Kamis, 3 November 2022 - 18:35 WIB

Pemprov Jambi Dorong Percepatan Program Transaksi Digitalisasi di pasar Angso Duo

Eksisjambi.com,Jambi- Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendorong program percepatan digitalisasi transaksi di pasar Angso Duo oleh pedagang agar dapat menerapkan pembayaran melalui e-payment dan e-commerce akan membawa banyak manfaat bagi pedagang serta perbankan dalam mendorong tingkat inklusi keuangan di Indonesia, khususnya di Jambi.

Hal ini dikemukakan Sekda pada Grand Launching Pasar Angso Duo Siap Jadi Digital, bertempat di Pasar Modern Angso Duo Jambi, Kamis (03/11/2022).

“Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, baik untuk menyongsong era digital dengan memberikan perhatian besar terhadap pasar rakyat dan para pedagang pasar rakyat yang memiliki potensi untuk menggerakkan sektor perdagangan daerah dan nasional, melalui Program Digitalisasi Pasar Rakyat,” ujar Sekda.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia sesuai dengan amanat Presiden Republik Indonesia meluncurkan Program Digitalisasi Pasar Rakyat dengan tujuan agar pasar-pasar rakyat memiliki lokasi pasar (marketplace) dan platform menuju era digital yang sudah masuk ke Indonesia. Digitalisasi pasar juga akan mempermudah pertemuan antara perdagangan dan pembeli serta memperpendek rantai distribusi selama ini,” sambung Sekda.

Sekda menjelaskan, transaksi perdagangan secara digital dengan digitalisasi pembayaran yang terjadi secara massif selama pandemi Covid-19 membuat kelompok pelaku usaha yang menerapkan cara tersebut mampu bertahan dengan usaha yang tetap berkembang meskipun Protokol Kesehatan diterapkan secara ketat.

“Program Digitalisasi Pasar yang dicanangkan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia juga diikuti Provinsi Jambi dengan menjadikan Pasar Angso Duo turut menjadi bagian dari program ini, sehingga masyarakat Provinsi Jambi dapat berbelanja di pasar tradisional ini dengan QRIS (Quick Response Indonesia Standard). QRIS selain menjadi respon terhadap pengurangan transaksi secara tunai sebagai penerapan protokol kesehatan pandemi Covid-19, juga menjadi upaya untuk mencegah peredaran uang palsu di masyarakat dengan sistem pembayaran yang lebih aman,” jelas Sekda.

“Penggunaan QRIS sebagai alat transaksi mampu menghindari upaya kejahatan, seperti perampokan, penipuan, untuk itu para pedagang di Pasar Angso Duo Jambi dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya, memanfaatkan fasilitas digital secara maksimal, melayani konsumen dengan QRIS,” lanjut Sekda.

Sekda mengatakan, sistem digitalisasi sebagai upaya membawa pasar tradisional Jambi secara berangsur dan perlahan bertransformasi, sehingga mampu bertahan dengan mengikuti selera pasar, dan dengan keramah tamahan khas pasar tradisional, Pasar Angso Duo Jambi akan siap bersaing dengan pasar-pasar modern di era digital ini.

Lebih lanjut Sekda mengimbau agar seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota Se Provinsi Jambi bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak terkait, membangun teknologi digital dalam berbagai hal terkait dengan Program Digitalisasi Pasar Rakyat.

Pemerintah daerah harus mendorong pengelola pasar dan pedagang agar dapat menerapkan pembayaran melalui e-payment dan e-commerce dalam rangka menjaga dan meningkatkan produktivitas penjualan meskipun pengurangan transaksi secara uang langsung atau tunai, sehingga roda perekonomian dapat terus bergerak demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dan daerah di Provinsi Jambi.

Sekda memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut menyukseskan program digitalisasi pasar rakyat di Provinsi Jambi.

”Semoga upaya ini dapat mendorong pembangunan dan kemajuan Provinsi Jambi, yang tentunya berkontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan nasional,” tutup Sekda.

Kepala Pengelola Pasar Angso Duo, Purnomo Sidi mengatakan pola belanja masyarakat pada era digital saat ini telah mengalami perubahan, di mana banyak yang mulai beralih ke platform online. Kondisi ini juga didorong oleh adanya pandemi Covid-19 yang membuat masyarakat membatasi mobilitas.

“Potensi pasar yang sangat besar perlu dimanfaatkan oleh pedagang pasar rakyat untuk ikut mengadaptasi pola transaksi secara digital, sehingga pedagang dapat meningkatkan omzetnya melalui transaksi secara daring,” kata Purnomo. (Kominfo/Adv)

Share :

Baca Juga

Bangko

Dandim 0420/Sarko,Hadiri Apel Siaga Satlinmas Dalam Rangka Pengamanan Legislatif Dan Pilpres 2024
Ditpolairud Polda Jambi

Daerah

Personel Ditpolairud Polda Jambi Salurkan Bantuan Bantu Warga Terisolir di Agam Sumbar 
LKPD 2025 Tanjung Jabung Timur

Daerah

Wujud Pengelolaan Keuangan Tertib dan Profesional Bupati Tanjab Timur Dillah Hikma Sari Serahkan LKPD 2025.
Kemenag Kerinci gelar pembinaan tata persuratan dan kearsipan secara daring

Daerah

Kemenag Kerinci : Langkah Nyata Menuju Administrasi yang Profesional
Bupati Kerinci Monadi

Advertorial

Bupati Monadi Hadiri Press Conference Perdana Operasi Bedah Pintas Arteri Koroner di RSUD Raden Mattaher Jambi

Advertorial

H. Mukti Intruksikan Instansi Terkait Untuk Tangani Banjir di Tiga Kecamatan
PLN Sungai Penuh

Daerah

PLN Umumkan Pemadaman Listrik Terjadwal 7 Jam  di Kerinci dan Sungai Penuh 

Daerah

ISMA Kota Sungai Penuh Gelar Festival Solo Song