Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Senin, 16 Maret 2026 - 08:43 WIB

NU dan Muhammadiyah Berpeluang Tetapkan 1 Syawal di Hari yang Sama

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA, http://Eksisjambi.com –  Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 berpotensi di rayakan secara bersamaan oleh umat Islam di Indonesia. Dua organisasi Islam terbesar di Tanah Air, yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, di sebut memiliki peluang menetapkan 1 Syawal pada tanggal yang sama.

Potensi tersebut muncul dari hasil perhitungan hisab yang di himpun oleh Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia. Data ini menjadi acuan awal menjelang proses rukyatul hilal untuk penentuan awal Syawal 1447 Hijriah yang di jadwalkan berlangsung pada 19 Maret mendatang.

Berdasarkan rekapitulasi perhitungan hisab, ketinggian hilal di sejumlah wilayah Indonesia saat pemantauan di perkirakan telah mencapai sekitar 3 derajat. Angka tersebut di nilai cukup memungkinkan untuk memenuhi kriteria visibilitas hilal yang di gunakan dalam penentuan awal bulan hijriah.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran 2026 Mencapai Puncak, Kepadatan Terjadi di Sejumlah Jalur Utama

Tim Ahli BHR Kemenag Tuban, Kasdikin, menjelaskan bahwa beberapa wilayah di Indonesia bagian barat di prediksi memiliki posisi hilal yang lebih tinggi di bandingkan daerah lainnya.

Menurutnya, kondisi tersebut meningkatkan peluang terlihatnya hilal saat proses rukyatul hilal di lakukan.

Beberapa daerah yang di perkirakan memiliki peluang lebih besar untuk melihat hilal antara lain:

  • Medan
  • Aceh
  • Padang
  • Jambi

Jika hilal benar-benar terlihat di salah satu titik pemantauan tersebut, maka kemungkinan besar penetapan 1 Syawal oleh pemerintah akan sejalan dengan perhitungan yang di gunakan oleh Muhammadiyah.

“Jika melihat itu tentunya Lebarannya bisa bareng,” ujar Kasdikin.

Baca Juga :  Tingkatkan Ketangkasan Prajurit, Lanmar Sorong Gelar Latihan Bela Diri Militer

Meski hasil hisab menunjukkan potensi kesamaan tanggal Idul Fitri, keputusan resmi tetap menunggu hasil rukyatul hilal yang di lakukan di berbagai titik pengamatan di seluruh Indonesia.

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia juga akan menggelar sidang isbat yang melibatkan para ulama, pakar astronomi, serta perwakilan organisasi Islam untuk menetapkan secara resmi kapan 1 Syawal 1447 Hijriah di mulai.

Apabila hilal benar-benar teramati sesuai dengan prediksi, maka Idul Fitri tahun ini berpotensi menjadi salah satu momen Lebaran yang di rayakan secara serentak oleh umat Islam di Indonesia.

Keseragaman tersebut tentu akan menjadi kabar baik bagi masyarakat, karena dapat memperkuat kebersamaan dalam merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Imigrasi Kerinci Kembali Deportasi WNA Ilegal
H. Abdullah Sani

Daerah

Wagub Sani Kukuhkan Pengurus FPRB Provinsi Jambi

Daerah

Ketua H.Fajran Pimpin Paripurna LKPJ Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2022

Daerah

KPPU Hadirkan Ahli Hukum Persaingan di Sidang Distribusi AC AUX

Daerah

Wawako Antos Serahkan Bantuan Pangan Bagi 6.271 Jiwa

Daerah

Bencana Longsor Telan Korban Jiwa di Desa Bedeng Dua, Kerinci
Wisata Kerinci

Daerah

Wisata Kerinci – Sungai Penuh Tetap Ramai di H+8 Lebaran, Dorongan Perbaikan Infrastruktur wisata Menguat

Daerah

Dilla-Tanja Tawarkan 18 Program Kerja Nyata Bangun Tanjabtim