Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Minggu, 5 April 2026 - 07:23 WIB

Fenomena Cahaya di Langit Indonesia Picu Spekulasi, Diduga Puing Antariksa CZ-3B R/B

Fenomena cahaya langit di Indonesia

Fenomena cahaya langit di Indonesia

Jakarta, http://Eksisjambi.com  – Fenomena cahaya misterius yang melintas di langit Indonesia pada malam hari memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Sejumlah klaim bermunculan, mulai dari dugaan meteor hingga kabar lokasi jatuh tertentu, meski belum di dukung bukti kuat. Kondisi ini membuat informasi yang beredar menjadi simpang siur dan berpotensi menyesatkan.

Berdasarkan penelusuran data lintasan objek antariksa, fenomena tersebut di duga kuat berasal dari puing roket CZ-3B R/B dengan nomor identifikasi 62805. Sumber aerospace mencatat bahwa objek ini melintas di wilayah Indonesia bagian barat dengan arah pergerakan dari barat laut menuju tenggara.

Jalur lintasan tersebut sejalan dengan laporan masyarakat yang menyaksikan cahaya melintas, mulai dari wilayah Sumatera Barat hingga Jawa Barat. Kesesuaian ini memperkuat dugaan bahwa objek tersebut merupakan debris atau puing antariksa yang memasuki atmosfer bumi.

Baca Juga :  Desa Perintis Jadi Tuan Rumah MTQ Ke-XXXVI Tingkat Kecamatan Rimbo Bujang

Secara karakteristik, fenomena yang terlihat juga menunjukkan ciri khas puing antariksa, yakni cahaya yang bergerak relatif lebih lambat dan tampak terfragmentasi. Hal ini berbeda dengan meteor yang umumnya melintas sangat cepat dan hanya terlihat dalam waktu singkat.

Selain itu, secara ilmiah lintasan objek antariksa tidak dapat berubah arah secara tiba-tiba. Oleh karena itu, klaim yang menyebutkan objek jatuh di wilayah yang tidak berada pada jalur lintasan, seperti Jabung di Lampung Timur, patut di ragukan kebenarannya.

Baca Juga :  Sekda Sudirman Tegaskan Komitmen Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Pertambangan Batubara

Beredarnya video kebakaran lahan yang di kaitkan dengan fenomena ini juga di nilai tidak relevan. Hingga saat ini, tidak di temukan bukti yang menunjukkan keterkaitan langsung antara kejadian tersebut dengan puing antariksa yang melintas.

Jika pun terdapat bagian objek yang berhasil mencapai permukaan bumi, berdasarkan analisis lintasan, kemungkinan besar jatuh di wilayah laut selatan Pulau Jawa, bukan di daratan.

Masyarakat di imbau untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Fenomena seperti ini merupakan bagian dari aktivitas antariksa yang secara berkala dapat terjadi, terutama dari sisa peluncuran roket yang kembali memasuki atmosfer bumi….Sumber :info Gempa Dunia**

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Lantik Pejabat Eselon II dan III, Perkuat Kinerja Birokrasi

Advertorial

Wagub Sani Terima Kunjungan Kerja Anggota DPD RI
wearable kesehatan

Daerah

Mengembalikan Keseimbangan Bioharmonik Alami

Daerah

Empat Desa Sungai Liuk Tetap Komit Menangkan AZ-FER

Advertorial

Bupati Kerinci  Dampingi Kunker Gubernur Alharis Ke Renah Pemetik
Kejari Sungai Penuh

Hukum

Rp1,43 M Disita, Kejari Sungai Penuh Serahkan Tersangka Korupsi PJU ke Penuntut Umum

Daerah

Ketua DPRD Fajran Ikuti Musrenbang Kec.Koto Baru
Jambore PKK Kota Sungai penuh

Daerah

Acara Jambore Resmi Ditutup, Wako Alfin Apresiasi Kader PKK Kota Sungai Penuh