Home / Kota Sungai Penuh / Politik

Senin, 16 November 2020 - 12:35 WIB

Gelar Deklarasi Relawan di Kampus, Ahmadi-Antos Jadi Sorotan

SUNGAIPENUH- Kampus harus bersih dari kegiatan kampanye atau politik praktis. Sehingga, segala bentuk kegiatan politik yang dikemas dalam bentuk apa pun tidak diperkenankan.

Namun demikian masih ada calon kepala daerah yang berani menggunakan fasilitas kampus untuk kegiatan politik. Bahkan diduga melakukan politik praktis di lembaga pendidikan itu.

Di Sungaipenuh cawako Ahmadi dan Cawawako Alvia Santoni menggunakan fasilitas kampus dalam kegiatan politik. Informasi dan data yang berhasil dihimpun media ini, Ahmadi-Antos menggelar kegiatan politik dalam bentuk “Deklarasi Relawan Pemuda/i Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni” di Gedung Kampus STKIP Sungaipenuh.

Bahkan poto-poto bernuansa politis ini sudah tersebar di sosial media. Dalam acara itu Ahmadi-Antos duduk di depan lebih 50 orang. Keduanya memberikan pengarahan kepada relawan yang datang dalam kegiatan itu.

Baca Juga :  Satpol PP Kota Sungai Penuh Kawal Ketat Perayaan HKN ke-61 di Lapangan Merdeka

Sontak saja kegiatan ini mendapat sorotan miring dikalangan masyarakat Sungaipenuh. Banyak yang menilai adanya kegiatan politik Deklarasi Relawan di kampus sama dengan politik praktis. “Kegiatan politik di kampus itu dilarang, baik kampanye atau pun kegiatan politik lainnya,” kata Arpen warga Sungaipenuh, Senin (16/11/2020).

“Kampus sebagai lembaga pendidikan harus terbebas dari kegiatan politik praktis. Sebab, aturan KPU kegiatan kampanye dilarang dilakukan di tempat pendidikan,” katanya lagi.

Edi warga Sungaipenuh lainnya juga menyesalkan adanya dugaan politisasi kampus oleh paslon nomor 1. Bahkan ia minta Bawaslu menindak adanya kegiatan politik di kampus. “Bawaslu harus bertindak. Karena dilingkungan pendidikan dilarang kegiatan politik begitu,” ujarnya

Baca Juga :  Bawaslu Merangin Larang Kampanye Pada Masa Minggu Tenang

Edi yang juga mahasiswa di Sungaipenuh ini juga minta mahasiswa kritis, tidak mudah terpengaruh dengan politik praktis di kampus. “Kita harus kritis, bebas memilih, jangan mau dibelenggu oleh kandidat cawako,” katanya.

Secara terpisah, Ahmadi Zubir dikonfirmasi membenarkan kegiatan ini digelar di gedung STKIP Muhammadiyah Sungaipenuh. Dia mengatakan itu dilakukan sebelum tahapan kampanye dan menurutnya Deklarasi Relawan Pemuda/i itu bukan kegiatan politik. “Kegiatan sebelum masuk tahapan kampanye. Wajar2 saja di laksanakan di STKIP. Itukan bukan milik pemerintah.. dan sistim nya kami nyewa,” ungkapnya.

Ketua Bawaslu Sungaipenuh, Jumiral dikonfirmasi belum memberikan tanggapan resmi terkait kegiatan paslon 01 di kampus itu.(**)

Share :

Baca Juga

Kota Sungai Penuh

Pemkot Sungai Penuh Menghadiri dan Mengikuti Upacara Virtual Hut TNI ke-75.

Daerah

Pemkot Pacu Percepatan Penyelesaian TPS3R

Daerah

Pemkot Ikuti Prosesi Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Batanghari & Tanjab Barat

Daerah

Gubernur Al Haris dan Wako Alfin Restocking Ikan di Sungai Batang Merao

Daerah

🔴 BREAKING NEWS. Kebakaran Landa SMP Negeri 2 Sungai Penuh, Siswa Panik Berhamburan

Kota Sungai Penuh

Wow…! Millenial Histeris Ketika Fikar – Yos Lantunkan Lagu Cinta Luar Biasa dan Kehilangan

Bangko

Secara Terbuka Jailani Umumkan Mendukung Nalim – Nilwan

Daerah

Pj. Sekda Alpian, Himbau Tetap Mematuhi Protokol kesehatan Saat Pantau Pelaksanaan PSU Pilgub 2020