Home / Daerah / Kerinci

Minggu, 16 Agustus 2020 - 10:06 WIB

PEMKAB KERINCI BELUM MILIKI TEMPAT KARANTINA PASIEN REAKTIF RAPID TES

KERINCI – Walaupun telah berkali-kali dibahas dalam rapat rutin tim Gugus Tugas dan melakukan survei ke sejumlah lokasi, tetapi hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kerinci belum juga menemukan lokasi dan tempat Karantina bagi Pasien yang Reaktif Rapid Tes.

Ada tiga tempat yang sudah di survei, yaitu Museum Kerinci di Danau Kerinci, Mes Pemda di Kayu Aro, dan tempat pembibitan ikan di Talang Kemulun.

Setelah di survei ketiga lokasi tersebut terdapat banyak kekurangan dan tidak sesuai dengan standar minimal, seperti tidak memiliki MCK, Kipas Angin, dan TV dan hal tersebut membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang cukup lama.

Baca Juga :  DJKI Perkuat Strategi Penanganan Priority Watch List untuk Tingkatkan Pelindungan Kekayaan Intelektual

Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal mengatakan, ruang karantina sangat penting untuk pasien Reaktif Rapid Tes sambil menunggu hasil swab keluar.

“Sebab, pasien reaktif Rapid test tidak mau digabungkan dengan pasien yang telah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.Mereka takut yang tadinya tidak terpapar, menjadi terpapar karena berdekatan atau satu ruangan serta berkontak dengan pasien yang terpapar,” kata Hermendizal.

Dijelaskan Hermendizal, yang juga juru bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kerinci ini, maka sebagai alternatif untuk ruang karantina diusulkan agar menggunakan ruangan yang ada di RSUD MHA Thalib Kerinci.Walaupun sebenarnya pihak RSUD memiliki SOP tersendiri terkait penanganan reaktif Rapid test ini.

Baca Juga :  Kode Redeem Terbaru MLBB, Free Fire, dan FC Mobile Aktif 26 Januari 2026, Buruan Klaim!

“Sebenarnya kita dari Dinkes ketika ditemukan warga reaktif Rapid test harus diisolasi di ruang karantina agar dapat memutus rantai Penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Nantinya hal ini akan segera disampaikan kepada ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kerinci yaitu Bupati Kerinci dan tim Gugus Tugas diminta segera membuat keputusan, sehingga semua pihak harus mengikuti keputusan tersebut.

“Idealnya ruang karantina yang harus disediakan sebanyak lima ruangan, maka untuk itu kita minta tim Gugus Tugas dapat membuat satu keputusan agar RSUD MHA Thalib bersedia menyiapkan ruangan karantina bagi warga yang reaktif Rapid test,” tutupnya.(rul/adv)

Share :

Baca Juga

Libur Nasional

Daerah

Pemerintah Resmi Tetapkan Libur dan Cuti Nasional Akhir Tahun

Advertorial

Pj Bupati Tebo Lantik Pj Kades Pemayungan

Daerah

Pimpinan DPRD Minta Pemkab Tanjabbar Mengambil Langkah Hukum Ke MA Terkait PPI Perda RTRW Yang Baru

Advertorial

Pj.Asraf Hadiri Acara Ombudsman On The Spot

Advertorial

DPRD Provinsi Jambi Menggelar Rapat Paripurna Agenda Penyampaian Nota Pengantar Gubernur Jambi

Daerah

PK Golkar Rame – Rame Tinggalkan Partai Golkar, Demi Dukung Aspan – Tono

Advertorial

Gubernur Alharis : LPPD Potret Kinerja Pemerintah

Advertorial

Hadiri Halal Bihalal Di Desa Teluk Kuali, Ansori Hasan Dibanjiri Doa Menjadi Ketua DPRD Provinsi Jambi