Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 26 September 2026 - 12:23 WIB

Ayam Onagadori, Ayam Hias Berekor Terpanjang di Dunia capai Lebih dari 11 Meter

Oplus_131072

Oplus_131072

Eksisjambi.com – Dunia unggas hias menyimpan banyak keunikan, namun hanya sedikit yang mampu menandingi pesona Ayam Onagadori, ras ayam asal Jepang yang dikenal sebagai pemilik bulu ekor terpanjang di dunia. Keistimewaan ayam ini membuatnya menjadi salah satu ras ayam paling langka sekaligus paling bernilai di kalangan pecinta unggas.

Onagadori berasal dari Prefektur Kochi, yang terletak di Pulau Shikoku, Jepang. Ras ayam ini mulai dikembangkan sekitar abad ke-17 melalui proses seleksi ketat terhadap ayam lokal yang memiliki mutasi genetik unik.

Nama Onagadori berasal dari bahasa Jepang yang berarti “burung berekor panjang”, sebuah nama yang menggambarkan ciri khas utamanya.

Keunikan terbesar Onagadori terletak pada faktor genetik yang membuat bulu ekor dan bulu pelana pejantan terus tumbuh sepanjang hidupnya. Berbeda dengan ayam pada umumnya yang mengalami pergantian bulu (moult) secara berkala, bulu Onagadori tidak luruh secara normal sehingga panjangnya terus bertambah dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  Kemenkum Riau Harmonisasi Perbup SDM dan Remunerasi BLUD RSUD Teluk Kuantan

Rata-rata ayam Onagadori dewasa memiliki panjang ekor sekitar 6 hingga 7 meter. Namun, beberapa individu mampu menghasilkan bulu ekor yang jauh lebih panjang. Rekor yang pernah tercatat bahkan mencapai lebih dari 11 meter, menjadikannya sebagai ayam dengan ekor terpanjang di dunia.

Selain panjang ekornya yang luar biasa, ayam ini juga memiliki penampilan elegan dengan beberapa variasi warna bulu. Di antaranya adalah putih bersih, kombinasi hitam-merah, hingga hitam-perak yang semakin mempercantik tampilannya sebagai ayam hias premium.

Perawatan Sangat Khusus

Keindahan bulu ekor Onagadori hanya dapat dipertahankan melalui perawatan yang sangat intensif. Pemilik biasanya menempatkan ayam ini di kandang khusus yang memiliki ukuran tinggi sehingga bulu ekornya dapat menjuntai tanpa menyentuh tanah.

Baca Juga :  Program Pemagangan Nasional Tingkatkan Kepercayaan Diri Lulusan Baru

Cara pemeliharaan tersebut bertujuan agar bulu tidak kotor, kusut, terbelit, maupun patah. Kebersihan kandang, nutrisi, serta penanganan yang hati-hati menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas bulu yang terus memanjang.

Karena tingkat kesulitan pemeliharaannya yang tinggi, Onagadori lebih banyak dipelihara sebagai ayam koleksi dibandingkan untuk tujuan produksi.

Di Jepang, ras ayam ini juga dianggap sebagai bagian dari warisan budaya dan menjadi simbol keberhasilan teknik pemuliaan unggas tradisional yang telah diwariskan selama ratusan tahun.

Dengan kombinasi keindahan, kelangkaan, serta keunikan genetik yang dimilikinya, Ayam Onagadori tetap menjadi salah satu ayam hias paling menakjubkan di dunia dan menjadi incaran para kolektor unggas dari berbagai negara.*

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Dorong Generasi Muda Untuk Aktif di Olahraga Tradisional Bersama KORMI

Daerah

Dengan Terapkan Protokol kesehatan Pemkot Terima Kunjungan Delegasi UNP
Istimewa

Artikel

Kerinci Tak Pernah Menyerah: Jejak Perlawanan Heroik yang Tercatat dalam Sejarah Nusantara

Advertorial

Gubernur Alharis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Erupsi Gunung Kerinci
PERSAJA menggelar seminar internasional

Daerah

PERSAJA Gelar Seminar Internasional Bahas Stabilitas Ekonomi dan Krisis Sistemik IHSG

Daerah

Polres Kerinci Sidak SPBU Guna Antisipasi Penyalahguna BBM
Malaikat Jibril

Artikel

Kisah Malaikat Jibri di Izinkan Alloh Melihat Surga Ma’wa

Kota Sungai Penuh

Mayor Inf (Purn) Liswar Komandoi Tim Pemenangan AZ-FER