Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 07:01 WIB

Aktivitas Gunung Ili Lewotolok Meningkat, Teramati 277 Kali Letusan dalam Sehari

erupsi Ili Lewotolok

erupsi Ili Lewotolok

LEMBATA NTT, http://Eksisjambi.com – Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, terpantau masih tinggi. Berdasarkan laporan pengamatan periode 16 Januari 2026 pukul 00.00–24.00 WITA, gunung api dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini tercatat mengalami 277 kali letusan.

Letusan tersebut memiliki tinggi kolom sekitar 200 hingga 500 meter di atas puncak kawah, dengan warna asap putih, kelabu, hingga hitam. Selain itu, terdengar suara gemuruh atau dentuman lemah hingga sedang yang menyertai aktivitas erupsi.

Secara visual, gunung teramati jelas hingga tertutup kabut tipis (0–I). Asap kawah bertekanan lemah terlihat berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang, membumbung setinggi 50–200 meter dari puncak kawah. Petugas juga melaporkan aliran lava mengarah ke sektor barat dengan jarak luncur sekitar 100 meter dari bibir kawah.

Baca Juga :  Gempa M7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Picu Kepanikan Warga

Sementara itu, kondisi meteorologi di sekitar gunung bervariasi, mulai dari cerah, berawan, mendung hingga hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur, dengan suhu udara berkisar 26–30 derajat Celsius.

Dari hasil pengamatan kegempaan, tercatat beberapa jenis aktivitas seismik, antara lain:

  • Gempa Letusan: 277 kejadian, amplitudo 16,4–34,7 mm, durasi 33–100 detik.
  • Gempa Guguran: 1 kejadian, amplitudo 6,5 mm, durasi 91 detik.
  • Gempa Hembusan: 518 kejadian, amplitudo 5,6–18,2 mm, durasi 51–56 detik.
  • Tremor Non-Harmonik: 22 kejadian, amplitudo 7,1–21,2 mm, durasi 107–313 detik.

Hingga saat ini, Gunung Ili Lewotolok masih berada pada Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya:

Baca Juga :  Australia Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 46,4 Derajat Celcius

Masyarakat dan pengunjung di larang beraktivitas dalam radius 2 km dari pusat aktivitas gunung, serta sektoral selatan–tenggara dan barat sejauh 2,5 km.

Waspada terhadap potensi guguran atau longsoran lava serta awan panas di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut. Masyarakat di imbau tidak panik apabila mendengar suara gemuruh atau dentuman.

Pemerintah daerah dan warga di minta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, atau dengan PVMBG/Badan Geologi untuk memperoleh informasi terkini. Pemantauan juga dapat di lakukan melalui aplikasi dan situs Magma Indonesia.

Laporan aktivitas ini di susun oleh Stanislaus Ara Kian, A.Md., berdasarkan data dari Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG, dan Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Aksi Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat: Bagian dari Ritual Adat, Bukan Sindir PDIP

Daerah

Ahmadi Masih Terlalu Tangguh Untuk Ditaklukkan Di Pilwako Sungai Penuh

Daerah

Bupati Adirozal Hadiri Vaksinasi Massal di Sebukar

Advertorial

Tingkatkan Pelayanan RSUD MHA.Thalib Kota Sungai Penuh Bangun Gedung Baru

Daerah

Keris Pendok Anggo Lumping, Pusaka Sakral Simbol Persatuan Depati Nan Bertujuh di Tanah Mendapo Sungai Penuh

Daerah

Indonesia Wajibkan Eksportir Sawit Lapor ke Danantara Mulai Juni 2026

Daerah

Dua Pengedar Narkoba Jenis Sabu Ditangkap di Tebo Tengah: Polres Tebo Amankan 15 Paket Sabu
Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Presiden Prabowo Terima Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Bahas Capaian PNBP hingga Proyek RDMP Kaltim