Home / Internasional / Nasional / News / Politik

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:32 WIB

AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro Usai Serangan Militer Besar-besaran

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

WASHINGTON / CARACAS – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat klaim mengejutkan dunia internasional dengan menyatakan bahwa militer AS telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, pada Sabtu (3/1/2026). Klaim ini di sampaikan di tengah eskalasi serius setelah Amerika Serikat melancarkan serangan militer berskala besar ke wilayah Venezuela.

Dalam unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyebut penangkapan tersebut merupakan bagian dari operasi gabungan bersama aparat penegak hukum Amerika Serikat.

“Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS. Detail lebih lanjut akan menyusul. Akan ada konferensi pers hari ini pukul 11 pagi di Mar-a-Lago,” tulis Trump.

Mar-a-Lago sendiri merupakan resor mewah di Florida yang dimiliki Trump dan kerap digunakan sebagai lokasi pengumuman politik penting.

Meski klaim tersebut langsung menyedot perhatian global, Trump tidak merinci bagaimana proses penangkapan dilakukan, lokasi penahanan Maduro, maupun status hukum keduanya. Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Venezuela belum mengonfirmasi kebenaran klaim tersebut.

Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, justru menyatakan pemerintahannya tidak mengetahui keberadaan Presiden Maduro maupun Ibu Negara Cilia Flores. Ia menegaskan Caracas menuntut bukti konkret atas klaim penangkapan tersebut.

Baca Juga :  Usulan Alih Status PPPK Jadi PNS, Tinggal Selangkah Lagi Terwujud

“Kami menuntut bukti keberadaan Presiden dan Ibu Negara sesegera mungkin,” ujar Rodríguez dalam pernyataan singkat.

Media AS CBS News melaporkan, mengutip seorang pejabat Amerika, bahwa penangkapan Maduro diduga dilakukan oleh Delta Force, unit elite kontraterorisme Angkatan Darat AS. Namun, laporan ini juga belum disertai bukti visual atau pernyataan resmi dari Pentagon.

Pemerintah AS selama bertahun-tahun menuduh Nicolas Maduro memimpin jaringan perdagangan narkotik internasional. Tuduhan tersebut selalu dibantah oleh Maduro dan hingga kini belum pernah dibuktikan melalui putusan hukum internasional yang sah.

Beberapa jam sebelum klaim penangkapan itu muncul, Donald Trump diketahui memerintahkan serangan militer terhadap Venezuela, dengan sasaran utama fasilitas militer strategis.

Di ibu kota Caracas, sejumlah ledakan keras dilaporkan terdengar hampir bersamaan di beberapa lokasi. Asap tebal terlihat membubung di langit kota, sementara beberapa kawasan di sekitar instalasi militer mengalami pemadaman listrik mendadak.

Baca Juga :  Bupati Tanjung Jabung Barat Safari Jumat di Masjid Nurul Yaqin Desa Rawa Medang

Terdapat pula laporan yang belum terkonfirmasi mengenai aktivitas pesawat militer yang terbang rendah di atas kota.

Pemerintah Venezuela segera mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam keras serangan Amerika Serikat, menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan negara.

Seorang jurnalis yang tinggal di Caracas, Vanessa Silva, mengaku menyaksikan langsung ledakan dari jendela rumahnya.

“Suaranya sangat besar, jauh lebih kuat dari halilintar. Rumah saya sampai bergetar,” katanya.

Menurut Vanessa, suasana Caracas kini relatif sunyi, namun kepanikan masih terasa di kalangan warga.

“Orang-orang terus saling mengirim pesan untuk memastikan keluarga dan teman mereka baik-baik saja,” ujarnya.

Hingga kini, klaim penangkapan Presiden Venezuela masih berada dalam wilayah pernyataan sepihak tanpa bukti terbuka. Situasi ini berpotensi memicu krisis internasional baru, mengingat dampaknya terhadap stabilitas kawasan Amerika Latin dan hubungan global.

Dunia kini menanti konferensi pers Trump serta respons resmi lanjutan dari pemerintah Venezuela dan lembaga internasional terkait.*

Share :

Baca Juga

Tambang Emas Ilegal

Daerah

Kasus Nenek Saudah Picu Gelombang Penolakan Tambang Emas Ilegal di Pasaman

Bangko

Polres Merangin Lakukan Himbauan ke- Sekolah Guna Antisipasi Konvoi Serta Euforia

Kota Sungai Penuh

Gelar Deklarasi Relawan di Kampus, Ahmadi-Antos Jadi Sorotan

Advertorial

DPRD Tebo Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2022

Advertorial

Pemdes Paseban Salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Tahun 2024

Daerah

Sambut Tahun Baru Islam 1445 H, Sekolah Islam Terpadu Mutiara Hati Gelar Pawai Kreasi Lampion

Daerah

Pemkot & Kejari Sungai Penuh Tandatangani Kesepakatan Bersama
PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO

Daerah

Alih Status PPPK Ke PNS Ada Ditangan Presiden Prabowo