Eksisjambi.com. Tanjab Timur – Hari ke 10 Ramadhan 1445 Hijriah Tim Safari Ramadhan Kecamatan Mendahara dalam kunjungannya di Desa Lagan Ilir, Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjabtim dalam rangka Safari Ramadhan merupakan rutinitas tahunan yang selalu dilaksanakan baik itu ditingkat pemerintah kabupaten hingga di tingkat pemerintah kecamatan dengan momentum memperkuat iman dan taqwa. Jumat (22/3/2024).
Dalam kata sambutan Camat Mendahara, M, Junaidi menyampaikan, bahwa kegiatan ini digelar guna menambah ketakwaan dan mempertebal keimanan bagi umat beragama Islam terutama di bulan suci Ramadhan ini, untuk selalu menjalin hubungan silaturahmi baik itu di pemerintah kecamatan maupun di pemerintah desa untuk selalu memberikan terbaik kepada masyarakat terutama menyangkut pelayanan.
“Sebagai umat Islam kita patut bersyukur masih dipertemukan dibulan suci Ramadhan di tahun ini. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling dirindukan oleh seluruh umat muslim, dibulan Ramadhan amal kebaikan umat muslim akan dibalas dengan berkah pahala yang berlipat ganda, bahkan bila menjalani puasa dengan sempurna,” ungkap , M, Junaidi selaku camat Mendahara.
Lebih lanjut Camat Mendahara menambahkan, kewajiban berpuasa ditegaskan Allah SWT melalui surah Al Baqarah ayat 183 yang berbunyi ” Wahai orang – orang yang beriman diwajidkan atas kami berpuasa sebagaimana diwajidkan atas orang sebelum kami agar dapat bertakwa.
“Hakikat puasa adalah menahan diri dengan tidak makan dan minum selama seharian, serta menghindari hal – hal yang dapat membatalkan puasa, di bulan Ramadhan ini orang dilatih untuk mengendalikan hawa nafsu,” pesannya.
Sementara Kepala Desa Lagan Ilir, H, Abdul Rasyid mengatakan, dengan adanya kunjungan Tim Safari Ramadhan, atas nama pemerintah setempat sangat mengucapkan terima kasih dalam kunjungan Safari ini, bila nantinya terdapat pelayanan dan penyampaian kurang pada tempatnya sekli lagi kami mohon maaf yang sebesar – besarnya.
“Dibulan yang penuh rahmat dan ampunan untuk selalu mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik sesama manusia dan saling tolong menolong, tidak menutup kemungkinan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat barang kali ada yang kurang berkenang tentunya tiada gading yang tak retak tiada salah dan hilaf, tentunya mewakili segenap pemerintah setempat memohon maaf yang sedalam-dalamnya ,” ucap Rasyid. (Mul)







