Home / Daerah / Kerinci / News

Kamis, 22 Agustus 2024 - 14:09 WIB

Aslori Ilham : Warga Pulau Pandan Tuntut Kompensasi yang tidak wajar

Eksisjambi.com, Kerinci – Sejumlah warga Desa Pulau Pandan  Kecamatan Bukit Kerman Kabupaten Kerinci,Yang didominasi kaum perempuan kembali menggelar aksi unjuk rasa pada hari Rabu(19/8/24), menuntut pembayaran uang kompensasi dari pelaksana proyek Pembangunan pintu air PLTA  Kerinci Merangin Hydro (KMH) yang berlokasi di Danau kerinci.

menanggapi masalah ini melalui via WhatsApp kepala Humas PLTA Kerinci Merangin Hydro Aslori Ilham mengatakan, semua tanah sudah diganti rugi dan sekarang timbul lagi masalah baru.

Baca Juga :  Personel Brimob Polda Jambi Terjunkan Tim Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

“ini bukan masalah ganti rugi …Maaf abang info dari mana mereka  belum terima pembebasan,  mereka demo minta kompensasi karena mereka bilang sungai milik NENEK MOYANG mereka…dan minta kompensasi dengan tidak wajar….jadi bukan masalah ganti rugi.”ungkap aslori .

Baca Juga :  Emas Dunia Tembus USD 4.000, Pasar Menanti Data Inflasi AS

informasi yang beredar, warga Pulau Pandan menuntut kompensasi minimal 500 juta per KK tentu hal ini sangat memberatkan dan merugikan keuangan perusahaan yang sedang menjalankan pembangunan berskala besar.

ILUSTRASI: :

“500 juta kalau sempat dikalikan 1000 kk tentunya perusahaan akan akan menggelontorkan 5 triliun…ini tidak masuk akal,.(red)

 

Share :

Baca Juga

Duta Sheila On 7

Daerah

Sheila On 7 Ungkap Lebih Nyaman Lewat Radio
Tsunami Jepang

Internasional

JMA : Ketinggian Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Pesisir Jepang

Daerah

Imigrasi Kerinci Peringati Hari Ibu Ke-94

Advertorial

Sekda Sudirman Harap Lulusan UMJ Berjiwa Entrepreneurship

Daerah

PETI di TNKS Kian Mengkhawatirkan, Ketua Pemuda Melayu Jambi Soroti Sikap Kapolda yang Bungkam

Daerah

Makna Al-Riḍā: Belajar Ridho atas Ketetapan Allah di Tengah Beratnya Hidup

Daerah

Pemkot Terima Kunjungan Kajati Jambi

Artikel

Bill Gates “Kehilangan” 51 Miliar Dolar AS