Selebriti, Eksisjambi.com – Band legendaris Indonesia, Sheila On 7, mengungkap alasan mengapa mereka terbilang jarang tampil sebagai bintang tamu di berbagai podcast yang kini semakin populer.
Vokalis Sheila On 7, Duta, mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya bersama personel band lebih memilih berbagi cerita melalui program radio dibandingkan podcast. Menurutnya, radio memiliki format yang lebih terarah sehingga percakapan tetap nyaman dan mudah dinikmati oleh semua kalangan.
Duta menjelaskan, siaran radio umumnya memiliki penyiar atau pembawa acara yang mampu mengarahkan jalannya diskusi. Hal tersebut membuat pembicaraan tidak melebar ke topik-topik yang kurang relevan atau terlalu pribadi.
“Kalau di radio ada batasannya. Obrolannya lebih terarah dan tetap nyaman didengarkan,” ungkap Duta dalam sebuah kesempatan.
Selain itu, Duta menilai radio memiliki karakter yang lebih ramah untuk semua umur. Isi pembahasannya cenderung lebih informatif dan menghindari percakapan yang berpotensi menimbulkan kontroversi.
Sementara itu, menurutnya, format podcast sering kali berlangsung lebih bebas dengan durasi yang panjang. Meski menarik bagi sebagian orang, Sheila On 7 merasa gaya tersebut belum tentu sesuai dengan karakter mereka.
Band asal Yogyakarta yang dikenal melalui lagu-lagu seperti Dan, Sephia, Melompat Lebih Tinggi, dan Sahabat Sejati itu memang dikenal menjaga privasi kehidupan para personelnya. Mereka juga relatif selektif dalam memilih media untuk melakukan wawancara.
Sikap tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kemunculan Sheila On 7 di podcast masih tergolong langka, meski banyak penggemar yang berharap dapat mendengar kisah perjalanan mereka secara lebih mendalam.
Meski demikian, Sheila On 7 tetap aktif menyapa penggemar melalui berbagai penampilan musik dan sesekali hadir dalam wawancara di media yang dinilai sesuai dengan karakter band.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Sheila On 7 lebih mengutamakan kenyamanan dalam berkomunikasi dengan publik, sekaligus menjaga citra mereka sebagai band yang konsisten menghadirkan pesan positif melalui karya maupun setiap penampilan di ruang publik.*







