TOKYO – Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) mengonfirmasi bahwa gelombang tsunami sudah terdeteksi di berbagai wilayah pesisir yang berada dalam status peringatan pascagempa berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang Lepas Pantai Timur Aomori, Senin (8/12/2025) malam.
Sejak peringatan tsunami di keluarkan, JMA terus melakukan observasi berkala terhadap kenaikan muka air laut di sejumlah titik pengamatan.
Berdasarkan data sementara yang di rilis JMA, berikut ketinggian gelombang tsunami yang sudah terpantau:
Hokkaido
- Tokachiko: 20 cm
- Erimocho Soya: 30 cm
- Urakawa: 50 cm
- Shiraoiko: 20 cm
- Tomakomai Higashiko: 20 cm
- Oshimamoriko: 10 cm
- Hakodate: 10 cm
Aomori
- Mutsuogawarako: 40 cm
- Hachinoheko: 40 cm
Iwate
- Kujiko: 70 cm (tertinggi sementara)
- Kamaishi: 20 cm
Miyagi
- Ishinomakishi Ayukawa: 20 cm
- Sendaiko: 20 cm
- Soma: 10 cm
JMA menegaskan bahwa update ketinggian tsunami masih berlangsung dan pemantauan di lakukan secara real-time.
Masyarakat di sepanjang pesisir yang berada dalam zona peringatan di minta tetap menjauh dari pantai, muara sungai, serta area rendah hingga peringatan resmi di cabut.
Hingga laporan ini di turunkan, JMA terus memperbarui informasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan langkah evakuasi berjalan aman bagi warga.
Masyarakat juga di imbau mengikuti arahan otoritas setempat dan memantau informasi terbaru dari lembaga resmi.(*)







