Home / Advertorial / Daerah / News / Tanjab Barat

Kamis, 14 September 2023 - 10:34 WIB

Bupati Tanjab Barat Mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan APIP Kebutuhan SDM Secara Virtual

Eksisjambi.com,Bupati Tanjung Jabung Barat, – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H.Anwar Sadat, M.Ag, mengikuti webinar Bincang Stranas dalam rangka rapat koordinasi penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) melalui pemenuhan kebutuhan SDM di Provinsi/Kabupaten/Kota, Rabu (12/09/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual di Ruang Rapat Bupati ini turut dihadiri oleh Kepala BKPSDM, Inspektorat Tanjab Barat, Kabag Organisasi dan diikuti oleh Kepala Daerah seluruh Indonesia.

Dalam laporannya, Inspektur Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, mengatakan pelaksanaan rapat ini dilandasi dengan Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2018 tentang Strategi Nasional pencegahan korupsi salah satunya adalah aksi pencegahan korupsi tahun 2023 dan 2024 yaitu penguatan peran APIP dan Pengawasan Program Pembangunan.

“Upaya upaya pemerintah Pemerintah untuk melaksanakan penguatan terhadap APIP ini sudah dilaksanakan dengan meliputi tiga aspek kelembagaan, anggaran, dan SDM pengawasan”ujarnya.

Baca Juga :  Pertamina Percepat Pengembangan Kilang Cilacap dan Dumai, Hemat Devisa Rp20 Triliun

Lebih lanjut, ia menyampaikan, berkaitan dengan jumlah SDM APIP yang ada pada saat ini di seluruh Indonesia baru 14.492 orang dari kebutuhan 53.319 sehingga masih terdapat kekurangan 38.827 orang.

Sementara itu, Kemendagri, Muhammad Tito Karnavian dalam arahannya menyampaikan Rakor APIP ini sangat penting karena APIP ini mau dibawa kemana dan akan difungsikan atau tidak.

“APIP kita harapkan dapat betul-betul difungsikan dan harus membuat APIP ini bangkit dan komunitas inspektorat ini bisa menjadi tempat yang favorit jangan menjadi tempat yang brandingnya tempat buangan. Oleh karena itu stigma ini harus dihapuskan dan dilakukan pembenahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dumisake Pendidikan Dan Merdeka Belajar: Visi Progresif Untuk Pendidikan Inklusif

Lebih lanjut, Mendagri, menyampaikan bagi Kepala Daerah sebetulnya dengan adanya APIP ini akan sangat membantu sekali karena menjadi filter pertama daripada nanti berakhir di Aparat Penegak Hukum (APH).

“Jadi jika ada Kepala Daerah yang tidak memanfaatkan APIP akan rugi karena tidak mempunyai filter dan langsung berhadapan dengan masalah hukum dan tidak ada ampun,” tambahnya

Mendagri, juga mengatakan Kepala Daerah yang cerdas adalah Kepala Daerah yang mampu memperkuat APIP nya karena itu adalah bampernya bagi Kepala Daerah.

“Kepala Daerah tidak akan mampu mengendalikan dan mengawasi semua jajarannya apalagi setingkat Provinsi/Kabupaten/Kota besar. Oleh karena itu kita butuh tangan dan salah satunya yang paling penting adalah APIP,” pungkasnya.(adibae)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gubernur Al Haris Serahkan Tanah pilih Jambi, air kolam Telago Rajo dan air Danau Gunung Tujuh ke Presiden Jokowi

Advertorial

Disaksikan Gubernur Alharis, Pj.Bupati Asraf Kukuhkan Perpanjangan Jabatan BPD Se-kabupaten Kerinci 

Daerah

Pemda Kerinci Gelar Halal Bihalal dengan Pemprov Jambi

Daerah

Desa Ulu Air Kumun Debai Mewakili Kota Sungai Penuh Lomba Aku Hatinya PKK Tingkat Provinsi Jambi
Oleh: Yulfi Alfikri Noer, S.IP., M.AP Akademisi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Advertorial

Jalan sebagai Kehadiran Negara: Membangun Konektivitas, Menguatkan Kesejahteraan
PEMIRA Universitas Jambi 2026 resmi dibuka.

Daerah

PEMIRA UNJA 2026 Segera Digelar, Pendaftaran Panitia Resmi Dibuka

Bangko

H. ALBIZAR,ST Kepala SMKN 2 Sungai Penuh Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Gubernur – Wakil Gubernur Jambi

Daerah

Semangat Otonomi Daerah Bergema di Bumi Sakti Alam Kerinci