EksisJambi.com- Saat ini Bumi sedang mengalami fenomena Aphelion, yaitu posisi di mana Bumi berada pada jarak terjauh dari Matahari dalam orbit tahunannya, Walaupun fenomena ini tidak bisa dilihat secara langsung dengan mata telanjang, masyarakat dapat merasakan dampaknya dalam bentuk cuaca yang lebih dingin dari biasanya.
Fenomena Aphelion ini diperkirakan akan berlangsung hingga bulan Agustus, dengan jarak Bumi ke Matahari mencapai sekitar 152 juta kilometer, dibandingkan jarak rata-rata normal sekitar 149 juta kilometer atau setara dengan 5 menit cahaya. Artinya, saat Aphelion, Bumi menjauh sekitar 3 juta kilometer lebih jauh dari Matahari, atau sekitar 66% lebih jauh dibanding jarak terdekatnya (Perihelion).
Akibat dari peningkatan jarak ini, suhu udara terasa lebih dingin, terutama di pagi dan malam hari. Banyak masyarakat yang mulai merasakan gejala seperti meriang, flu, batuk, bahkan sesak napas, karena tubuh belum terbiasa dengan perubahan suhu yang ekstrem ini.
Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kondisi ini bisa berdampak pada sistem imun tubuh. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menjaga daya tahan tubuh dengan cara:
Mengonsumsi vitamin dan suplemen secara rutin, Memperbanyak asupan makanan bergizi, Cukup istirahat dan tidur berkualitas, Rajin berolahraga ringan Dan tetap mengenakan pakaian hangat saat beraktivitas di luar ruangan.
Meski suhu dingin ini merupakan fenomena tahunan yang wajar terjadi, namun tetap penting bagi kita semua untuk menjaga kondisi kesehatan agar tidak mudah terserang penyakit.
Mari kita hadapi fenomena Aphelion ini dengan menjaga pola hidup sehat dan meningkatkan imun tubuh!. (*)







