Home / Advertorial / Daerah / Kerinci / News

Senin, 3 Juni 2024 - 15:47 WIB

Gubernur Al Haris di Dampingi Pj.Bupati Asraf Resmikan Toko Kopi TPID di Pasar Siulak Kerinci

Eksisjambi.com, Kerinci – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH meresmikan Toko Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Pasar Senin Siulak, Kabupaten Kerinci, Senin (03/06/2024).

Peresmian Toko TPID ini disaksikan Pj. Bupati Kerinci Asraf, Kepala BI Perwakilan Jambi, Perwakilan Bulog, dan para pimpinan Forkopimda Kabupaten Kerinci.

Pada kata sambutannya Pj.Bupati Asraf Menghimbau Kepada Seluruh Masyarakat Kerinci Untuk Selalu Berbelanja di Toko Kopi TPID.

“saya Atas Nama Pemerintah Kabupaten Kerinci Mengajak Kepada Masyarakat Untuk Berbelanja di Toko TPID yang Baru diresmikan oleh Gubernur Alharis dan saya Menjamin Harga tetap stabil di saat Harga Pangan di Pasar Melonjak naik “ucapnya.

Sementara itu Gubernur Al Haris menambahkan ,dengan adanya toko TPID yang menyediakan beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, cabe, dan bawang merah tersebut diharapkan dapat mengendalikan harga pangan di Kerinci.

“Kerinci ini mulai dari Januari 2024 lalu menjadi daerah perhitungan inflasi bersama Bungo dan Kota Jambi. Adanya toko TPID ini kita harap dapat menjadi acuan harga-harga kebutuhan pokok di Kerinci ini,” kata Al Haris.
Al Haris menyebutkan, secara stok pangan daerah Kerinci masih aman, hanya saja tata niaga yang belum terkendali sehingga menyebabkan terjadinya inflasi.

Baca Juga :  Telah Hilang Sertifikat Rumah a.n. Abu Bakar

“Jadi inflasi disini bukan karena stok, tapi tata niaga yang tidak terkendali, hukum pasar perdagangan cenderung menjual ke harga yang lebih tinggi, dan itulah yang menyebabkan harga tidak terkendali. Jadi perlu ada toko TPID ini untuk menjadi penyeimbang harga,” ujarnya.

Al Haris juga berharap toko TPID ini ada disemua kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Selain itu, Al Haris juga akan melakukan langkah penguatan pangan dengan meminta setiap daerah menyiapkan lahan khusus untuk ditanami tanaman yang bisa mengendalikan inflasi.

“Ini sudah ada toko TPID, saya minta semua daerah punya toko inflasi, selanjutnya tinggal penguatan pangan kita. Untuk penguatan pangan, Bungo sudah melakukan langkah menyiapkan lahan 10 hektar untuk penguatan pangan, nanti kedepan saya ingin semua daerah punya lahan khusus juga untuk penguatan pangan,” katanya.
Sementara itu Plt. Asisten II Pemprov Jambi yang juga Wakil Ketua TPID Jambi Johansyah mengatakan, Kerinci merupakan salah satu daerah selain Bungo dan Kota Jambi yang menjadi daerah perhitungan inflasi di Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Serahkan 7 Unit Mobil Sampah ke Kecamatan

Terkait toko TPID, dikatakan Johansyah merupakan salah satu upaya pengendalian inflasi di Kerinci.
“Khusus Kerinci pencatat harga komunitas di pantau di Pasar Senin Siulak dan Pasar Hiang. Toko TPID ini dibiayai Bank Indonesia, berkoordinasi dengan Bulog. Toko ini merupakan salah satu upaya mengendalikan inflasi daerah serta penyeimbang harga pangan masyarakat yang menjadi perhitungan inflasi,” sebutnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Fantastis…! Kalah di Pilwako 2010, Harta Kekayaan Ahmadi Zubir Naik 8 Kali Lipat Dalam Kurun Waktu 10 Tahun
Gempa Bumi

Daerah

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Tenggara Nias Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami
Raih Predikat A Pelayanan Publik 2025

Daerah

Kabupaten Kerinci Raih Predikat A dalam Evaluasi Pelayanan Publik Tahun 2025
Pemprov Jambi

Advertorial

Pemprov Jambi Terima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025
Wabup kerinci Murison TinjaunPelayanan RSUD Bukit Kerman

Daerah

Wabup Kerinci Tinjau Kesiapan Pelayanan RSUD Bukit Kerman
Taruna Poltekpel Sumbar

Daerah

Kolaborasi Politeknik Pelayaran Sumatera Barat dan Orang Tua/Wali 
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Internasional

Menkeu Purbaya Ingatkan Gen Z Bijak Kelola Uang

Daerah

Masyarakat Sanggaran Agung, Apresiasi Proyek Padat Karya