Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Gubernur Al Haris Serukan Salat Istisqa di Tengah Karhutla Jambi

Muaro Jambi, http://Eksisjambi.com – Gubernur Jambi Al Haris mengajak para ulama, kiai, imam masjid, dan seluruh masyarakat untuk melaksanakan salat istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah cuaca panas dan kering yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.

Ajakan tersebut disampaikan Al Haris saat meninjau langsung sekaligus ikut membantu proses pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (9/8/2026).

Di tengah kondisi lahan gambut yang mengering akibat minimnya curah hujan, Gubernur mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga wilayah masing-masing dari potensi kebakaran.

“Pastikan lahan-lahan di desa kita aman dari api. Saya minta tolong masyarakat desa di mana pun di Jambi ini, pastikan desanya tidak ada lahan yang terbakar,” ujar Al Haris.

Menurutnya, pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menghindari meluasnya kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau.

Desa Diminta Petakan Kawasan Gambut

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Padang Mantuang di Padang Pariaman

Al Haris juga meminta seluruh desa yang memiliki kawasan gambut segera melakukan pemetaan wilayah rawan kebakaran serta mengaktifkan relawan desa sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan.

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini agar kebakaran dapat dicegah sebelum meluas.

“Petakan daerah gambut. Yang di desa-desanya ada gambutnya, mohon betul tim relawan desa siaga duluan. Jangan sampai terjadi kebakaran hutan di desa masing-masing,” katanya.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca panas yang masih berlangsung membuat risiko kebakaran semakin tinggi.

Ajak Ulama dan Imam Masjid Gelar Salat Istisqa

Selain mengimbau masyarakat menjaga lingkungan dari kebakaran, Gubernur juga mengajak para ulama, kiai, dan imam masjid di seluruh Provinsi Jambi untuk menggelar salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon hujan kepada Allah SWT.

Menurut Al Haris, kondisi Jambi saat ini semakin panas dan kering. Persediaan air di sejumlah wilayah mulai berkurang, sementara debu akibat cuaca kering mulai terasa.

“Mohon pada para ulama, kiai, imam masjid, mari kiranya kita sediakan waktu kita habis salat wajib untuk melakukan salat istisqa. Meminta kepada Allah agar hujan turun dengan cepat di bumi Jambi ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Prasasti Karang Berahi Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional

Ia berharap doa bersama tersebut dapat menjadi ikhtiar agar hujan segera turun sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan dapat berkurang.

Minta Doa untuk Tim Pemadam Karhutla

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga memohon doa kepada seluruh masyarakat Jambi untuk keselamatan personel yang saat ini terus berjibaku memadamkan api di berbagai titik kebakaran.

Ia berharap seluruh petugas diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

“Mohon doakan kami, mohon doanya agar kami, tim bekerja selamat, sukses, tidak ada korban, dan api bisa dipadamkan,” kata Al Haris.

Pemerintah Provinsi Jambi terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat atau petugas apabila menemukan titik api, sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin untuk mencegah kebakaran meluas.*

Share :

Baca Juga

Kitab Diri,

Daerah

Hakikat Membaca “Kitab” di Dalam Diri: Jalan Spiritualitas Menuju Ma’rifatullah

Advertorial

Wagub Abdullah Sani Lantik 5 Pejabat Eselon II Lingkup Pemprov Jambi

Bangko

Longsor Di Jangkat Timur Membuat Tiga Desa Terisolir

Daerah

Anggota DPRD Tanjab Barat Jamal Darmawan :  “Upaya Ketahanan Pangan Kabupaten Jangan Hanya Sebatas Wacana”

Advertorial

Ketua DPRD Jambi: Regulasi Jalan Baru Bara Sudah Ada, Masalahnya Para Pihak Tidak Patuh

Daerah

100 warga Kota Sungai Penuh Uji Swab PCR
Pelecehan Gadis Belia

Daerah

Tukang Remas Payudara Dihajar Warga di Medan

Daerah

BUMDes Kuwariron Jaya Ubah Sampah Plastik Menjadi Solar