Home / Daerah / Nasional / News / Tanjab Barat

Rabu, 15 April 2026 - 15:59 WIB

Anggota DPRD Tanjab Barat Jamal Darmawan :  “Upaya Ketahanan Pangan Kabupaten Jangan Hanya Sebatas Wacana”

http://Eksisjambi.c9m Tungkal –  Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di kantor bupati, Rabu (15/4/2026). Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada rencana, melainkan pada bagaimana program benar-benar dijalankan di lapangan.

Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat, Jamal Darmawan, yang hadir dalam rapat tersebut menegaskan pentingnya tindak lanjut konkret dari setiap kebijakan yang disusun. Ia menilai, tanpa pengawasan dan aksi nyata, program ketahanan pangan berpotensi berhenti sebatas wacana.

“Yang dibutuhkan sekarang bukan hanya perencanaan, tapi pelaksanaan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama petani,” ujarnya usai mengikuti rapat.

Baca Juga :  Wakapolda Jambi Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Masa Khidmat 2025-2030

 

Rapat yang dipimpin Bupati Anwar Sadat itu dihadiri berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, organisasi perangkat daerah, hingga perwakilan sektor swasta dan perbankan. Kolaborasi lintas sektor menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan produksi pangan daerah.

Di tengah pembahasan, Jamal menekankan peran legislatif dalam mengawal kebijakan agar tetap berjalan sesuai sasaran. DPRD, kata dia, tidak hanya mendukung dari sisi anggaran, tetapi juga memastikan implementasi di lapangan berjalan efektif.

Ia juga menyinggung pentingnya keterlibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung sektor pertanian, terutama dalam hal penyediaan sarana produksi dan pendampingan petani.

Baca Juga :  Puting Beliung Terjadi di Sekitar Jembatan Suramadu, Pengendara Sempat Panik

Sementara itu, Bupati Anwar Sadat dalam arahannya menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari agenda nasional yang harus diterjemahkan secara konkret di daerah. Ia meminta seluruh pihak memaksimalkan potensi yang ada, mulai dari lahan hingga sumber daya manusia.

Dari hasil diskusi, sejumlah tantangan mengemuka, seperti distribusi sarana pertanian, dukungan teknologi, hingga perlunya pendampingan berkelanjutan bagi petani. Hal-hal tersebut dinilai menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditindaklanjuti.(EkoJe)

Share :

Baca Juga

Harga tiket final Piala Dunia 2026 tembus Rp187 juta

Internasional

Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Melonjak Tajam, Tembus Rp187 Juta
harga iPhone naik, iPhone 15, iPhone 16, iPhone 14, iPhone Indonesia, harga HP terbaru, teknologi 2026, rupiah melemah, Apple Indonesia

Daerah

Harga iPhone di Indonesia Naik hingga Rp2 Juta
Pemerintah resmi menerapkan mandatori B50 mulai 1 Juli 2026

Daerah

Pemerintah Terapkan Mandatori B50 Mulai 1 Juli 2026, Dorong Kemandirian Energi Nasional

Advertorial

Gubernur Al Haris: Remisi Bentuk Kehadiran Negara Kepada Masyarakat

Advertorial

Gubernur Al Haris Motivasi 54 Calon Paskibraka Provinsi Jambi

Advertorial

Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 20, Wagub Sani: Insya Allah Jadi Haji Mabrur

Daerah

KONI Kerinci Tantang SD Kecamatan Gunung Tujuh di Grand Final Bupati Cup Mini Soccer 2026

Bangko

Kodim 0420/Sarko Laksanakan Upacara HUT TNI Ke-79 Di Makodim