Home / Daerah / Nasional / News / Tanjab Barat

Rabu, 15 April 2026 - 15:59 WIB

Anggota DPRD Tanjab Barat Jamal Darmawan :  “Upaya Ketahanan Pangan Kabupaten Jangan Hanya Sebatas Wacana”

http://Eksisjambi.c9m Tungkal –  Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di kantor bupati, Rabu (15/4/2026). Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada rencana, melainkan pada bagaimana program benar-benar dijalankan di lapangan.

Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat, Jamal Darmawan, yang hadir dalam rapat tersebut menegaskan pentingnya tindak lanjut konkret dari setiap kebijakan yang disusun. Ia menilai, tanpa pengawasan dan aksi nyata, program ketahanan pangan berpotensi berhenti sebatas wacana.

“Yang dibutuhkan sekarang bukan hanya perencanaan, tapi pelaksanaan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama petani,” ujarnya usai mengikuti rapat.

Baca Juga :  Sekda Alpian Buka Bimbingan Teknis Penyusunan KUA PPAS 2023

 

Rapat yang dipimpin Bupati Anwar Sadat itu dihadiri berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, organisasi perangkat daerah, hingga perwakilan sektor swasta dan perbankan. Kolaborasi lintas sektor menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan produksi pangan daerah.

Di tengah pembahasan, Jamal menekankan peran legislatif dalam mengawal kebijakan agar tetap berjalan sesuai sasaran. DPRD, kata dia, tidak hanya mendukung dari sisi anggaran, tetapi juga memastikan implementasi di lapangan berjalan efektif.

Ia juga menyinggung pentingnya keterlibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung sektor pertanian, terutama dalam hal penyediaan sarana produksi dan pendampingan petani.

Baca Juga :  Universitas Indonesia Perluas Akses Pendidikan Berkualitas dan Dukung Mahasiswa Berprestasi

Sementara itu, Bupati Anwar Sadat dalam arahannya menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari agenda nasional yang harus diterjemahkan secara konkret di daerah. Ia meminta seluruh pihak memaksimalkan potensi yang ada, mulai dari lahan hingga sumber daya manusia.

Dari hasil diskusi, sejumlah tantangan mengemuka, seperti distribusi sarana pertanian, dukungan teknologi, hingga perlunya pendampingan berkelanjutan bagi petani. Hal-hal tersebut dinilai menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditindaklanjuti.(EkoJe)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wako Ahmadi Audiensi Dengan Kementerian Pertanian RI

Advertorial

Gubernur Alharis Kukuhkan 54 Anggota Paskibraka Provinsi Jambi
Investasi Jepang

Internasional

Prabowo Temui 13 Raksasa Industri Jepang di Tokyo

Bangko

Asli Badentum. H. Andi Pemilik Posko Suka All Out Menangkan Nalim-Nilwan

Daerah

Revisi UU ASN Buka Peluang Kepastian Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu 

Daerah

Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru 1 Juni 2026, Buruan Klaim

Advertorial

Pj. Bupati Asraf Hadiri Pelantikan Panwascam Pilkada Tahun 2024

Advertorial

Bupati Monadi Resmi Lepas 326 Jemaah Calon Haji Kabupaten Kerinci