Sarolangun, http://Eksisjambi.com – Gubernur Jambi, Al Haris, turun langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir bandang di Desa Lubuk Resam Ilir, Kecamatan Cermin Nan Gedang, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (02/05/2026). Dalam kunjungan tersebut, gubernur juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak.
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Sarolangun dalam sepekan terakhir dipicu oleh tingginya curah hujan yang menyebabkan luapan Sungai Batang Asai. Akibatnya, sebanyak 26 desa di beberapa kecamatan terdampak, dengan total 1.552 rumah warga terendam air setinggi 50 sentimeter hingga lebih. Selain itu, satu unit jembatan dilaporkan roboh akibat derasnya arus.
Dalam kunjungannya, Gubernur Al Haris memastikan percepatan penanganan dampak bencana sekaligus menyerahkan bantuan darurat kepada warga. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras dan makanan siap saji, serta perlengkapan sandang seperti selimut. Pemerintah Provinsi Jambi menekankan pentingnya distribusi bantuan yang cepat dan tepat sasaran guna menjamin keselamatan warga.
Gubernur Al Haris menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menilai bencana ini tidak hanya disebabkan oleh faktor alam, tetapi juga dipengaruhi aktivitas manusia.
“Musibah ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Selain faktor alam, kita juga harus menyadari adanya dampak dari aktivitas manusia, seperti penebangan hutan dan kondisi sungai yang mulai mengalami pendangkalan,” ujar Al Haris.
Ia juga menegaskan bahwa sejak awal kejadian, pemerintah provinsi terus memantau perkembangan situasi melalui instansi terkait, termasuk BPBD dan Dinas Sosial.
“Sejak awal banjir di Sarolangun, saya terus memantau. BPBD Provinsi Jambi dan Dinas Sosial sudah turun langsung ke lapangan untuk memantau serta mengevaluasi kondisi warga terdampak,” tambahnya.
Selain fokus pada penanganan darurat, gubernur juga mengingatkan potensi munculnya penyakit pascabanjir serta trauma, terutama bagi anak-anak. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melakukan pemulihan, termasuk perbaikan rumah warga yang rusak atau hanyut.
Gubernur Al Haris juga meminta Bupati Sarolangun, Hurmin, segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap rumah terdampak dan infrastruktur yang rusak, termasuk jembatan yang roboh.
“Saya minta segera dibuatkan laporan resmi ke provinsi agar bisa kita tangani bersama, terutama jembatan yang putus karena menyangkut akses anak-anak ke sekolah,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi menyalurkan bantuan berupa 200 paket sembako, masing-masing berisi mi instan, sarden, minyak goreng, kecap, teh celup, gula pasir, serta tambahan beras sebanyak 600 kilogram.
Selain itu, bantuan dari BPBD Provinsi Jambi meliputi 2.200 kotak mi instan, sarden, minyak goreng, gula pasir, kopi, teh, makanan bayi, family kit, matras, serta 225 dus air mineral.
Di lokasi yang sama, Bupati Sarolangun, Hurmin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran langsung Gubernur Jambi di tengah kesibukannya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Al Haris yang telah menyempatkan hadir dan membawa bantuan untuk masyarakat Sarolangun,” ujar Hurmin.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen merumuskan langkah penanganan yang komprehensif pascabencana.
“Kami ingin memastikan kondisi masyarakat secara langsung sekaligus merumuskan langkah terbaik ke depan agar penanganan banjir ini lebih efektif,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Al Haris didampingi Bupati Sarolangun, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran, Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyumi Dalinasyah, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, serta tokoh masyarakat setempat. (Diskominfo Provinsi Jambi)**







