Jakarta – Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kabarkan dipanggil Presiden RI Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Pertemuan tersebut memunculkan spekulasi kuat bahwa keduanya di minta membahas masa depan proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB) alias Whoosh, yang kini tengah menjadi sorotan publik karena menumpuknya utang hingga lebih dari Rp100 triliun.
Menurut informasi yang beredar, AHY tiba lebih dahulu di Istana, di susul oleh Ignasius Jonan beberapa saat kemudian.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana mengenai agenda pertemuan tersebut, namun sejumlah pengamat menilai langkah ini menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam menata ulang kebijakan infrastruktur warisan pemerintahan sebelumnya.
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, menilai pemanggilan dua tokoh tersebut bukan tanpa alasan dan Ia menyebut Prabowo ingin memastikan proyek strategis nasional seperti Whoosh tidak menjadi beban fiskal jangka panjang bagi negara.
“Dengan di panggilnya Mas AHY dan Pak Jonan ke Istana, itu bukti konkret keseriusan beliau (Presiden Prabowo) untuk menggarap masalah Whoosh agar bisa di selesaikan secepat mungkin,” ujar Agung Baskoro dalam keterangannya di Jakarta.
Agung juga menilai gaya kepemimpinan Prabowo berbeda dengan pendahulunya, Presiden Joko Widodo.
Jika Jokowi di kenal fokus mendorong percepatan pembangunan, Prabowo di nilai lebih menekankan aspek keberlanjutan dan efisiensi ekonomi dari setiap proyek besar negara.
“Kalau dulu lebih pada semangat membangun cepat, sekarang arah kebijakan tampaknya ingin memastikan pembangunan itu sustain dan tidak membebani APBN di masa mendatang,” tambah Agung.
Ignasius Jonan sendiri di kenal sebagai sosok yang tegas dalam urusan transportasi dan efisiensi BUMN.
Sementara AHY, sebagai Menko Bidang Infrastruktur, di sebut berperan penting dalam mengoordinasikan evaluasi sejumlah proyek besar, termasuk Whoosh dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hingga berita ini di turunkan, belum ada keterangan resmi dari AHY maupun Jonan usai pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Namun sumber internal di lingkungan pemerintahan menyebut bahwa pembahasan terkait Whoosh menjadi prioritas utama mengingat nilai proyek dan beban keuangan yang cukup besar.
Langkah Prabowo memanggil dua tokoh lintas generasi ini di pandang sebagai upaya membangun keseimbangan antara pengalaman birokrasi. (*)







