Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:42 WIB

Kapal “Hantu” di Antartika Ternyata Bark Europa, Kapal Legendaris Berusia Seabad

Penampakan kapal “hantu” di Antartika viral di media sosial

Penampakan kapal “hantu” di Antartika viral di media sosial

Antartika, http://Eksisjambi.com – Sebuah pemandangan tak biasa di perairan dingin Antartika mendadak viral di media sosial setelah seorang pelancong mengunggah video dan foto kapal layar besar tanpa layar yang terombang-ambing di tengah ganasnya lautan.

Dalam unggahan tersebut, terlihat kapal kokoh melaju perlahan di antara gumpalan es dan deburan ombak khas Samudra Selatan. Keterangan seperti “Spotted from my suite. Ghost ship in Antarctica” dan “what’s it doing here in this storm?” langsung memicu rasa penasaran warganet, bahkan memunculkan spekulasi bahwa kapal tersebut adalah “kapal hantu” atau ghost ship.

Fenomena ini dengan cepat menjadi perbincangan hangat, dengan banyak pengguna media sosial mengaitkannya dengan kisah-kisah misterius di lautan. Aura sunyi dan kondisi ekstrem yang menyelimuti kapal tersebut semakin memperkuat kesan mistis yang di tampilkan dalam video.

Baca Juga :  Viral! Kesal Kerap Ditolak Istri, Seorang Kakek Nekat Jual Dua Ekor Sapi Demi Hiburan di Tempat Karaoke

Namun, misteri itu akhirnya terjawab. Melalui klarifikasi dari akun resmi Bark Europa, kapal yang terlihat dalam unggahan viral tersebut di pastikan adalah Bark Europa sebuah kapal layar bertiang tiga yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Kapal ini pertama kali di bangun pada tahun 1911 dan di kenal luas sebagai salah satu kapal layar klasik yang masih aktif berlayar hingga saat ini. Di juluki sebagai “Pengembara Lautan” (Ocean Wanderer), Bark Europa kerap melakukan ekspedisi ke berbagai wilayah terpencil, termasuk Antartika.

Meski telah di konfirmasi sebagai kapal nyata, penampakan Bark Europa tanpa layar di tengah cuaca ekstrem tetap menimbulkan kesan dramatis. Dalam kondisi tertentu, kapal layar memang dapat beroperasi tanpa mengembangkan layar, misalnya saat menggunakan mesin bantu atau menghadapi angin yang terlalu kuat.

Baca Juga :  Menhub Dudy Ungkap Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Sejumlah warganet pun tetap melontarkan komentar jenaka, menyebut kapal tersebut sebagai versi modern dari Flying Dutchman kapal legendaris yang konon terkutuk untuk berlayar selamanya tanpa pernah berlabuh.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tidak semua fenomena yang tampak misterius memiliki unsur supranatural. Di balik pemandangan dramatis tersebut, tersimpan kisah nyata tentang kapal bersejarah yang terus menjelajahi lautan paling ekstrem di dunia.**

Share :

Baca Juga

SEA Games ke-33,

Internasional

Indonesia Raih 52 Emas, Kokoh di Peringkat Kedua Klasemen SEA Games ke-33 Thailand

Daerah

Kode Redeem Free Fire Pertengahan Juni 2026, Buruan Klaim

Advertorial

Rakor TPPS- Publikasi Data Stunting Tahap 2 bulan Agustus Kota Sungai Penuh

Daerah

Veda Ega Pratama Siap Gaspol di Moto3 Catalunya 2026
Isra Mi’raj 27 Rajab 1447 H

Daerah

Isra Mi’raj 27 Rajab 1447 H Jatuh pada Jumat 16 Januari 2026
Ramadhan Ceria 2026

Daerah

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

Daerah

Tablet Terjangkau Dorong Percepatan Survei Kredit Perbankan

Daerah

Dukungan Pemerintah Daerah Dibutuhkan Agar Kopi Jambi Mendunia