Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:20 WIB

Kasus Guru Agama Ajak Murid “Berkebun” Gegerkan Grobogan

kasus guru dan murid

kasus guru dan murid

GROBOGAN, http://Eksisjambi.com – Warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, digemparkan oleh terbongkarnya dugaan hubungan terlarang yang melibatkan seorang guru agama perempuan dengan muridnya sendiri. Kasus yang belakangan viral di media sosial ini terungkap setelah warga memergoki keduanya berada di dalam rumah pelaku.

Guru agama berinisial ST (35), warga Desa Sendang Harjo, Grobogan, diduga melakukan perbuatan tidak pantas dengan muridnya berinisial YS (17). Perbuatan tersebut disebut telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun tanpa diketahui pihak sekolah maupun lingkungan sekitar.

Kasus ini terbongkar setelah warga mencurigai aktivitas ST yang kerap mengajak korban datang ke rumahnya dengan alasan belajar mengaji. Kecurigaan memuncak ketika warga melakukan penggerebekan dan mendapati ST bersama korban di kamar mandi rumah pelaku.

Baca Juga :  Wako dan Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hadiri Kenduri Adat Ekor Tahun Kepala Tahun Desa Debai

Dari keterangan korban, peristiwa bermula ketika dirinya diminta datang ke rumah ST untuk belajar agama. Namun, ajakan tersebut diduga hanya menjadi modus pelaku untuk merayu korban hingga melakukan perbuatan layaknya pasangan suami istri.

Selama ini, warga sekitar tidak menaruh curiga lantaran ST dikenal sebagai guru agama dan mengaku hanya memberikan bimbingan mengaji kepada siswanya. Kedekatan keduanya pun berlangsung tanpa pengawasan ketat dari pihak manapun.

Lebih lanjut terungkap, hubungan keduanya semakin dekat setelah korban sering mencurahkan persoalan keluarga kepada pelaku. YS diketahui tinggal bersama kakeknya dan kerap mengaku mendapat perlakuan keras di rumah.

Baca Juga :  Pembahasan Akhir RANPERDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Sungai Penuh Tahun 2023

Mendengar keluhan tersebut, ST diduga memanfaatkan kondisi psikologis korban dengan menawarkan tempat tinggal yang lebih “tenang”. Pelaku bahkan disebut sempat mencarikan kos untuk YS dan bersedia membiayai kebutuhan tempat tinggal korban.

Terungkapnya kasus ini memicu kemarahan publik, terutama karena pelaku merupakan tenaga pendidik yang seharusnya menjadi pelindung dan teladan bagi peserta didik. Warga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kronologi kejadian serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum lainnya dalam kasus tersebut.**

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Peringati Harlah ke-92, PC GP Ansor Sungai Penuh Ziarah ke Makam Ulama Kharismatik

Bangko

Penemuan Dua Sumber Air Menguap
Bupati Anwar Sadat

Daerah

Bupati Anwar Sadat Lepas Kontingen Sepak Bola Tanjab Barat ke Gubernur Cup Jambi 2026
Kapolda Jambi

Daerah

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolda Jambi Terima Kunjungan Kajati Jambi

Advertorial

Gubernur Alharis Shalat Idul Adha 1445 .H di Masjid Al-Falah

Advertorial

KELUARGA BESAR DINAS PUPR KABUPATEN KERINCI MENGUCAPKAN MOHON MAAF LAHIR & BATIN

Daerah

Wawako Antos Pantau Proses Pembersihan Tumpukan Sampah
YouTube menurunkan syarat program Shopping Affiliate menjadi 500 subscriber

Daerah

YouTube Turunkan Syarat Program Shopping Affiliate, Kini Cukup 500 Subscriber