Home / Artikel / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News / Peristiwa

Selasa, 26 Agustus 2025 - 14:42 WIB

Legenda Si Pahit Lidah di Danau Tes, Permata Bengkulu 

Lebong Bengkulu, Eksisjambi.com – Selain keindahan alamnya yang memanjakan mata, Danau Tes di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, juga menyimpan cerita rakyat yang melegenda.

Asal Nama dan Sejarah, Danau terbesar di Bengkulu ini bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang terus hidup di tengah masyarakat.

Danau Tes terletak di ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut dengan kedalaman air mencapai 10 hingga 56 meter.

Letaknya berada di antara Dusun Adat Kutei Donok (Desa Tengah) dan Dusun Adat Tes, Kecamatan Lebong Selatan.

 Kawasan ini di kenal berhawa sejuk dan menjadi salah satu ikon pariwisata unggulan Kabupaten Lebong.

Nama Danau Tes berasal dari pohon “tes”, sejenis pohon yang dahulu banyak tumbuh di sekitar tepian danau dan menghasilkan buah mirip mangga.

Seiring waktu, keberadaan pohon ini menurun, namun namanya tetap melekat sebagai identitas danau.

Menurut penuturan masyarakat setempat, terbentuknya Danau Tes di kaitkan dengan legenda tokoh sakti bernama Si Pahit Lidah.

Baca Juga :  Tabligh Akbar 1 Muharram di Kelurahan Mendahara Ilir Dalam Rangka Menjalin Persatuan Ummat dan Menghidupkan Akhlak Mulia

Dan Sosok ini dipercaya memiliki kesaktian unik: setiap kata yang di ucapkannya bisa menjadi kenyataan.

Legenda Si Pahit Lidah, Cerita rakyat menyebutkan bahwa suatu ketika Si Pahit Lidah sedang membuka lahan persawahan baru.

 Baten Kawuk, Tanah hasil cangkulannya selalu ia buang ke aliran Sungai Air.

Ketahun dan Kebiasaan itu membuat para tetua adat khawatir karena di khawatirkan akan menyumbat aliran sungai dan menenggelamkan Desa Kutei Donok.

Para pemuka adat kemudian mencoba menghentikannya dengan cara berbohong

Dan  Mereka mengatakan bahwa anak Si Pahit Lidah telah meninggal dunia.

Awalnya ia tidak percaya, namun karena berita itu di sampaikan langsung oleh ketua adat.

ia pun akhirnya berkata, “Baiklah, kalau memang demikian, aku percaya.”

Ucapan itu kemudian di yakini menjadi kenyataan, sehingga anaknya benar-benar meninggal dan ia Marah dan kecewa.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hamzah Hadiri Rakornas SDM Perhubungan 2026

sehingga Si Pahit Lidah melampiaskan emosinya dengan semakin banyak membuang tanah ke Sungai Air Ketahun.

 Lama-kelamaan, tumpukan tanah tersebut membendung aliran sungai.

hingga terbentuklah sebuah danau besar yang kini di kenal sebagai Danau Tes.

Antara Mitos dan Wisata Alam, Kisah Si Pahit Lidah masih terus hidup dalam ingatan masyarakat Lebong dan Meski di anggap mitos

Dan legenda ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.

“Pesona Wisata Alam di Danau Tes”, Selain menikmati panorama danau yang luas dan tenang, pengunjung juga bisa merasakan nuansa mistis dari cerita rakyat yang menyertainya.

Kini, Danau Tes bukan hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga sumber air penting serta bagian dari identitas budaya masyarakat Lebong.

 Keindahan alam berpadu dengan kisah legenda menjadikan danau ini sebagai salah satu permata tersembunyi di Bumi Rafflesia, Provinsi Bengkulu.(*)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Komisi IX DPR RI Desak Pemerataan Tenaga Kesehatan di DTPK

Daerah

Lukisan “Kuda Api” Karya SBY Terjual Rp6,5 Miliar

Daerah

Bukan Sekadar Juara, Tapi Bersama

Daerah

11 Gapoktan 2 Desa Tebat Ijuk Rela dari Jauh Temui Cawabup H. Murison
pesantren dalam membangun masa depan ekonomi umat dan bangsa

Daerah

Pesantren dan Masa Depan Ekonomi Umat: Dari Pendidikan Akhlak hingga Kemandirian Usaha

Daerah

“Pesta Babi” Ungkap Dampak PSN di Papua Selatan, Soroti Konflik Lahan hingga Militerisasi

Advertorial

Pj.Bupati Asraf Dampingi Kemenparekraf di Wisata Buluh Perindu

Daerah

Pemdes Aur Duri Sukses Lakukan Sosialisasi Covid Dan Stunting