Jambi, http://Eksisjambi.com – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri kegiatan penguatan sinergi antara BKKBN dan para mitra kerja. Kegiatan ini bertujuan mendukung pembangunan keluarga di Provinsi Jambi.
Acara tersebut juga di rangkaikan dengan pelepasan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Putut Riyatno, yang memasuki masa pensiun.
Kegiatan berlangsung di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Kamis (30/4/2026) pagi. Sejumlah pejabat eselon II Pemprov Jambi dan tamu undangan turut hadir.
Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan terima kasih atas pengabdian Putut Riyatno. Ia menilai kontribusi yang di berikan sangat besar bagi pembangunan keluarga di Jambi.
“Atas nama masyarakat dan pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja nyata yang telah di berikan,” ujar Al Haris.
Ia juga mengapresiasi capaian selama kepemimpinan Putut. Salah satunya, keberhasilan Jambi meraih peringkat dua nasional dalam penurunan angka stunting.
Meski demikian, Al Haris mengingatkan pentingnya evaluasi. Ia menilai peningkatan angka stunting harus menjadi perhatian bersama.
“Kita harus lebih fokus dan serius dalam bekerja agar hasil ke depan lebih baik,” tegasnya.
Menurut Al Haris, pengabdian Putut menjadi bagian penting dalam pembangunan keluarga di Jambi. Ia juga mengaku banyak belajar dari perjalanan karier Putut yang di mulai dari penyuluh KB hingga menjadi pimpinan.
Pada kesempatan itu, Al Haris juga memberi pesan kepada ASN. Ia menegaskan bahwa proses adalah bagian penting dalam karier.
“Jangan mengeluh jika di tempatkan di daerah sulit. Itu adalah proses menuju keberhasilan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan hidup. Menurutnya, keluarga dan orang tua memiliki peran besar dalam kehidupan seorang ASN.
“Luangkan waktu untuk keluarga dan bahagiakan orang tua. Doa mereka sangat penting,” pesannya.
Sementara itu, Putut Riyatno menyampaikan rasa syukur atas masa pengabdiannya selama lebih dari 34 tahun. Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program BKKBN di Jambi.
“Capaian ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak, termasuk penyuluh di lapangan,” ujarnya.
Putut memaparkan beberapa capaian hingga 2025. Angka kelahiran total (TFR) tercatat 2,24 dari target 2,25. Penggunaan kontrasepsi modern mencapai 69,4 persen.
Selain itu, Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) berada di angka 69,2 persen. Program Genting bahkan melampaui target hingga 185 persen.
Namun, ia mengakui masih ada tantangan. Salah satunya adalah kenaikan angka stunting pada 2024. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan gizi bagi ibu dan balita.
Di akhir sambutannya, Putut menyampaikan permohonan maaf. Ia juga menegaskan akan tetap berkontribusi bagi pembangunan Jambi meski telah pensiun.**







