
Eksisjambi.com.Merangin — Bebal. Mungkin kata – kata inilah yang tepat di berikan kepada pedagang ex kantin PKK yang nakal, mereka diduga telah berani membongkar kawat berduri yang dipasang oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Kawasan tugu Adipura, atau lebih dikenal dengan Kantin PKK yang selama ini dijadikan tempat usaha kuliner UMKM, oleh pemerintah daerah kabupaten merangin saat ini akan dijadikan taman Ruang Terbuka Hijau (RTH), oleh karena itu kawasan tersebut telah ditutup buat para pedagang kuliner. Hal tersebut di tandai dengan dipasang nya kawat berduri disepanjang kawasan.
Namun semua itu seakan tak digubris oleh sebagian para pedagang, mereka seakan “Bebal” mereka masih tetap menggelar dagangan seperti biasanya, bahkan mereka diduga telah berani membongkar kawat berduri yang dipasang oleh DLH.
Dibongkarnya kawat berduri yang diduga dilakukan oleh pedagang nakal tersebut, sontak membuat Nurdinata atau yang lebih dikenal sebagai “Rolex”yang merupakan salah seorang warga merangin ini angkat bicara dan mengecam.
“Cari hidup ya cari saja, tapi jangan melanggar aturan dan jangan seenak dio dewek hidup di Merangin ini, tidak hanya bebal, mereka ini seakan melawan peraturan pemerintah, mereka dengan angkuh berani membongkar kawat berduri yang telah dipasang sebagai tanda pelarangan,” Tegas Rolex dengan nada agak kesal. -(Bas.R)-







